Sampah Pernikahan Taylor Swift Laku Dijual Rp 451.000 per Kubus
Sampah Pernikahan Taylor Swift Laku Dijual Rp 451.000

Sampah Pernikahan Taylor Swift Dikoleksi dan Dijual

Sampah-sampah yang ditemukan dari sekitar lokasi pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce pada Jumat lalu (3/7/2026) menjadi incaran setelah diolah oleh seorang seniman. Para penggemar Taylor Swift dilaporkan telah membeli puntung rokok, tutup botol air, dan barang bekas lainnya yang dibuang di luar Madison Square Garden.

Seniman Justin Gignac Mengubah Sampah Menjadi Karya Seni

Setelah Taylor Swift dan Travis Kelce mengikat janji suci dalam pernikahan mereka di Madison Square Garden, New York City, seniman asal Queens, Justin Gignac, mengumpulkan barang-barang yang dibuang di jalanan sekitar lokasi acara pada tanggal 3 Juli. Ia menyegel potongan-potongan sampah tersebut di dalam kubus akrilik kecil dan menjualnya seharga 25 dollar AS (Rp 451.888) per buah.

Menurut Gignac, ide ini muncul karena ia melihat antusiasme penggemar yang ingin memiliki kenang-kenangan dari momen bersejarah tersebut. "Saya hanya mengambil apa yang orang lain buang, dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Antusiasme Penggemar Tinggi

Barang-barang yang dijual termasuk puntung rokok, tutup botol air mineral, dan potongan kertas yang diduga berasal dari dekorasi pernikahan. Para penggemar Taylor Swift, yang dikenal sebagai Swifties, dengan cepat membeli kubus-kubus tersebut. Gignac menyebutkan bahwa ia telah menjual puluhan kubus dalam waktu singkat.

"Ini cara unik untuk memiliki bagian dari hari spesial mereka," kata seorang pembeli yang enggan disebutkan namanya. Penjualan ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh Taylor Swift terhadap penggemarnya, bahkan hingga barang bekas pun diminati.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga