Hati-Hati! 7 Pembaruan Rumah yang Bikin Tampilan Hunian Jadi Norak
7 Pembaruan Rumah yang Bikin Hunian Norak dan Solusinya

Hati-Hati! 7 Pembaruan Rumah yang Bikin Tampilan Hunian Jadi Norak

Seiring berjalannya waktu, tampilan rumah seringkali terasa menurun dan kurang menarik. Banyak pemilik rumah merasa perlu melakukan pembaruan untuk mengembalikan keindahan dan kenyamanan hunian mereka. Namun, dalam praktiknya, tidak jarang upaya pembaruan ini justru berbalik arah, membuat rumah terlihat lebih buruk dari sebelumnya.

Kesalahan Umum dalam Pembaruan Rumah

Beberapa perubahan yang seharusnya meningkatkan estetika, seperti pemilihan palet warna untuk dinding, penempatan aksesori, dan pengaturan pencahayaan, kerap kali gagal mencapai tujuan. Alih-alih menambah nilai, perubahan ini malah membuat hunian terlihat norak dan tidak selaras.

Dikutip dari The Spruce pada Jumat (20/2/2026), berikut adalah sejumlah pembaruan yang sering membuat tampilan rumah terlihat norak, disertai dengan kiat sederhana untuk mengatasinya:

  1. Pemilihan Warna yang Berlebihan: Menggunakan terlalu banyak warna cerah atau kontras tanpa perencanaan yang matang dapat menciptakan kesan berantakan. Solusinya, batasi palet warna menjadi 2-3 warna utama dan gunakan aksen yang selaras.
  2. Aksesori yang Terlalu Ramai: Menumpuk aksesori dekoratif di satu area bisa membuat ruangan terasa sesak. Sebaiknya, kurangi jumlah aksesori dan fokus pada item yang fungsional serta estetis.
  3. Pencahayaan yang Tidak Tepat: Pencahayaan yang terlalu terang atau redup dapat mengurangi kenyamanan. Pastikan untuk menggunakan kombinasi lampu ambient, task, dan aksen sesuai kebutuhan ruangan.
  4. Furnitur yang Tidak Proporsional: Memilih furnitur yang terlalu besar atau kecil untuk ukuran ruangan akan mengganggu keseimbangan visual. Ukur ruangan dengan cermat sebelum membeli furnitur baru.
  5. Pola yang Bertabrakan: Menggabungkan terlalu banyak pola, seperti motif pada karpet, tirai, dan bantal, dapat menciptakan kekacauan visual. Pilih satu pola dominan dan padankan dengan warna solid.
  6. Pengabaian Aliran Ruangan: Tata letak yang tidak mempertimbangkan aliran pergerakan penghuni bisa membuat rumah terasa semrawut. Rencanakan tata letak yang memudahkan mobilitas dan interaksi.
  7. Renovasi Parsial yang Tidak Selaras: Melakukan pembaruan hanya pada bagian tertentu tanpa mempertimbangkan keseluruhan desain dapat menciptakan ketidakharmonisan. Pastikan perubahan baru selaras dengan elemen eksisting di rumah.

Kiat Sederhana untuk Menghindari Tampilan Norak

Untuk mencegah pembaruan rumah berujung pada tampilan yang norak, penting untuk melakukan perencanaan matang. Mulailah dengan membuat mood board atau konsultasi dengan profesional desain interior jika diperlukan. Selain itu, pertimbangkan faktor fungsionalitas dan kenyamanan, bukan hanya estetika semata.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum ini, pembaruan rumah dapat benar-benar meningkatkan keindahan dan kenyamanan hunian, tanpa harus mengorbankan gaya dan kepraktisan.