PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya berhasil menjaga keandalan pasokan listrik selama gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2026. Ajang tahunan ini mencatatkan 6,1 juta pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp8,2 triliun.
Dampak Positif bagi Perekonomian Jakarta
Selama 32 hari penyelenggaraan sejak 11 Juni hingga 12 Juli 2026, seluruh pameran dan hiburan berjalan lancar. Pasokan listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung perputaran roda ekonomi Jakarta. Tingginya antusiasme masyarakat memberikan dampak positif langsung bagi pelaku usaha, terutama sektor UMKM, industri kreatif, dan perdagangan yang memanfaatkan momentum ini untuk promosi dan peningkatan penjualan.
Kelancaran listrik dirasakan pada operasional ribuan stan pameran, konser musik, hingga atraksi hiburan. Pesta kembang api pada penutupan acara juga berlangsung tanpa gangguan kelistrikan berarti.
Pernyataan General Manager PLN UID Jakarta Raya
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan bahwa kenyamanan masyarakat dan optimalisasi bisnis terwujud berkat listrik yang terjaga. "Jakarta Fair menjadi ruang pertemuan masyarakat, pelaku UMKM, dunia usaha, dan industri kreatif. Saat pasokan listrik terjaga, seluruh aktivitas dapat berjalan nyaman sehingga masyarakat dapat menikmati acara dan para pelaku usaha dapat melayani pengunjung dengan optimal," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa (14/7).
Kesiapan Infrastruktur dan Personel
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bandengan menyiagakan puluhan personel gabungan dari PLN UP2D Jakarta dan PLN Electricity Services. Pemantauan sistem kelistrikan dilakukan 24 jam penuh dengan pengawasan ketat di area penyelenggaraan yang memiliki kebutuhan daya sekitar 5.000 kVA.
PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan infrastruktur cadangan berupa Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 1.000 kVA dan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 800 kVA.
Kontribusi bagi Perekonomian Ibu Kota
Andy menambahkan bahwa jumlah pengunjung dan nilai transaksi yang tinggi menunjukkan besarnya kontribusi Jakarta Fair bagi perekonomian. "Sebanyak 6,1 juta pengunjung dan nilai transaksi Rp8,2 triliun menunjukkan besarnya kontribusi Jakarta Fair bagi perekonomian Jakarta. PLN UID Jakarta Raya siap mendukung berbagai agenda strategis di Ibu Kota melalui pasokan listrik yang andal agar kegiatan masyarakat, promosi produk lokal, sektor hiburan, dan pariwisata dapat berlangsung lancar serta memberikan manfaat yang lebih luas," pungkasnya.
Keberhasilan pengamanan kelistrikan ini menegaskan kesiapan PLN UID Jakarta Raya dalam mendukung berbagai kegiatan strategis di Ibu Kota. Melalui layanan andal dan responsif, PLN berkomitmen terus menghadirkan pasokan listrik yang mendukung kenyamanan masyarakat, aktivitas dunia usaha, serta pertumbuhan ekonomi Jakarta.



