Pasokan Nafta dari AS Mulai Banjiri Indonesia, Harga Plastik Diharapkan Turun
Pasokan Nafta dari AS Mulai Banjiri RI, Harga Plastik Diharap Turun

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengumumkan bahwa pasokan bahan baku plastik, khususnya nafta, telah mulai mengalir ke Indonesia setelah sebelumnya mengalami kelangkaan akibat konflik di Timur Tengah. Sebagian besar pasokan biji nafta saat ini berasal dari Amerika Serikat (AS).

Pemerintah Cari Alternatif Pasokan

Budi menjelaskan bahwa pemerintah telah menjajaki negara-negara lain sebagai pemasok nafta, termasuk India, Afrika, dan Amerika Serikat. "Sudah masuk, jadi kebanyakan memang dari Amerika. Kan dulu saya sampaikan dari Amerika, dari India, dari Afrika kan. Itu yang sekarang mulai banyak masuk dari Amerika, naftanya," ujar Budi saat ditemui di Transtudio Mal Cibubur, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Meskipun demikian, Budi belum mengetahui nilai impor nafta yang telah masuk. Menurutnya, data tersebut dipegang oleh para pengusaha. Namun, ia menegaskan bahwa pasokan nafta sudah banyak yang masuk ke Indonesia. "Kalau nilainya saya belum cek, belum nanya detail ke industri. Tapi yang jelas sekarang sudah mulai banyak masuk produk-produk tersebut. Mudah-mudahan nanti di Timur Tengah juga sudah mulai ini, mudah-mudahan ya. Jadi kita bisa banyak alternatif," beber Budi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Impor dari Tiga Negara

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa impor dari ketiga negara tersebut sudah diproses dan tinggal menunggu waktu kedatangan. "Kita mencari alternatif dari India, Amerika dan Afrika. Dari tiga negara tadi sudah proses, cuma kan ya perlu waktu kan, jadi sekarang masih proses dengan stok yang ada," kata Budi kepada wartawan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (13/4) lalu.

Budi berharap pasokan bahan baku plastik dari tiga negara itu bisa datang secepatnya. Dengan demikian, pasokan di dalam negeri bisa bertambah dan harga plastik bisa berangsur turun. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan harga bahan baku plastik yang sempat melonjak akibat terganggunya rantai pasok global.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga