Departemen Pertanian Malaysia (DOA) secara resmi membantah adanya persetujuan pemerintah untuk aktivitas ekspor durian segar ke China melalui jalur darat yang melewati negara transit. Pernyataan ini dikeluarkan pada Kamis (2/7/2026) sebagai respons atas kekhawatiran publik dan pelaku industri terkait pengiriman durian segar menggunakan rute darat.
Klarifikasi dari Otoritas China
Dalam keterangan resminya, DOA mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima umpan balik langsung dari Administrasi Umum Kepabeanan China (GACC). Otoritas China menegaskan bahwa ekspor durian segar asal Malaysia melalui negara transit saat ini belum tercakup dalam protokol perdagangan yang berlaku. Artinya, pengiriman semacam itu tidak diizinkan berdasarkan aturan yang ada.
Implikasi bagi Industri Durian Malaysia
Pernyataan ini memberikan kejelasan bagi para eksportir durian Malaysia yang sebelumnya khawatir akan potensi pelanggaran protokol. Malaysia merupakan salah satu pemasok durian terbesar ke China, terutama varietas Musang King yang sangat diminati. Dengan adanya klarifikasi ini, eksportir diimbau untuk tetap mematuhi jalur ekspor yang telah disepakati, yaitu melalui udara atau laut, sesuai dengan protokol bilateral yang berlaku.



