Masyarakat kerap mempercayai berbagai anggapan seputar pengisian bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ternyata hanya mitos belaka. Anggapan-anggapan ini biasanya muncul sebagai upaya untuk menghindari kerugian, seperti berharap volume BBM lebih banyak atau konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit. Padahal, sejumlah mitos tersebut tidak memiliki dasar ilmiah dan justru bisa menyesatkan.
Mitos Campur Minyak Kayu Putih
Salah satu mitos yang paling populer adalah mencampurkan BBM dengan minyak kayu putih agar lebih irit. Banyak yang meyakini bahwa campuran ini dapat membuat pembakaran lebih sempurna sehingga konsumsi bahan bakar berkurang. Namun, menurut para ahli otomotif, anggapan ini keliru. Minyak kayu putih bukanlah aditif yang tepat untuk bahan bakar kendaraan. Pencampuran tersebut justru berpotensi merusak mesin dan sistem bahan bakar, bukan menghemat konsumsi BBM.
Menggoyang Kendaraan Saat Mengisi BBM
Mitos lain yang beredar adalah menggoyang-goyangkan kendaraan saat pengisian BBM agar tangki terisi lebih penuh. Sebagian orang percaya bahwa gerakan ini dapat menghilangkan gelembung udara di dalam tangki sehingga ruang untuk BBM menjadi lebih besar. Padahal, tangki bahan bakar modern telah dirancang dengan sistem ventilasi yang memungkinkan udara keluar secara otomatis. Menggoyang kendaraan tidak akan menambah kapasitas tangki secara signifikan dan hanya membuang waktu.
Fakta di Balik Mitos
Menurut penjelasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), volume BBM yang keluar dari dispenser SPBU telah diukur dengan alat ukur yang terkalibrasi dan diawasi oleh pemerintah. Jadi, anggapan bahwa ada cara khusus untuk mendapatkan volume lebih banyak adalah tidak benar. Selain itu, konsumsi BBM yang irit lebih dipengaruhi oleh kondisi kendaraan, gaya mengemudi, dan tekanan angin ban, bukan oleh trik-trik tertentu.
Kesimpulannya, masyarakat sebaiknya tidak mudah percaya pada mitos yang beredar. Untuk mendapatkan efisiensi BBM yang optimal, lakukan perawatan kendaraan secara rutin dan berkendara dengan bijak.



