InJourney Catat Kenaikan Trafik Penumpang 6,4% Saat Mudik Lebaran 2026
Trafik Penumpang Mudik Naik 6,4%, InJourney Laporkan

InJourney Catat Kenaikan Trafik Penumpang 6,4% Saat Mudik Lebaran 2026

Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, mengumumkan bahwa pelaksanaan angkutan mudik dan arus balik Lebaran 2026 di seluruh ekosistemnya berjalan dengan lancar dan terkendali. Peningkatan mobilitas masyarakat berhasil diakomodasi dengan baik berkat kesiapan operasional bandara, optimalisasi kapasitas penerbangan, serta dukungan konektivitas menuju kawasan pariwisata.

Optimasi Operasional dan Koordinasi Lintas Stakeholder

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, dalam keterangan tertulis pada Rabu (1/4/2026), menyatakan bahwa momentum libur lebaran merupakan fase dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. "Kami mengoptimalkan kesiapan operasional yang optimal, koordinasi lintas stakeholders, dan optimalisasi pelayanan. Upaya ini tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan trafik, namun juga pada penciptaan pengalaman perjalanan yang berkesan," ujarnya.

Maya menambahkan bahwa melalui penguatan customer experience serta integrasi layanan di seluruh ekosistem, pihaknya memastikan masyarakat tidak hanya sampai ke tujuan, tetapi juga dapat menikmati proses perjalanan dan berlibur dengan lebih seamless dan berkesan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Indikator Keberhasilan di Sektor Aviasi

Dari sektor aviasi, sejumlah indikator menunjukkan keberhasilan penyelenggaraan angkutan udara selama Lebaran 2026. Pada periode 13-29 Maret 2026, bandara di bawah InJourney Airports mencatat:

  • 63.222 pergerakan pesawat, tumbuh 9% dibandingkan Lebaran 2025.
  • Jumlah penumpang mencapai 8.870.677 orang, meningkat 6,4% secara tahunan.
  • Pergerakan domestik sebagai penopang utama dengan 51.873 penerbangan dan 7.009.251 penumpang.

Kesiapan operasional juga terlihat dari berbagai indikator pendukung, seperti load factor kumulatif 81,6% dan slot utilization 82,3%. Selain itu, terealisasi 4.097 extra flight atau 75,5% dari total rencana tambahan penerbangan.

Pada puncak arus mudik 18 Maret 2026, tercatat 568.871 penumpang, sementara puncak arus balik 29 Maret 2026 mencapai 603.575 penumpang, naik 14,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan kesiapan bandara InJourney dalam mengantisipasi lonjakan trafik pada periode puncak perjalanan.

Peningkatan Konektivitas dan Kepuasan Pelanggan

Indikator keberhasilan lainnya terlihat dari meningkatnya konektivitas penerbangan. Pada angkutan Lebaran 2026, jumlah rute di 37 bandara mencapai 1.487 rute atau bertambah 53 rute dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah maskapai juga meningkat menjadi 247 maskapai, bertambah 9 maskapai dibandingkan Lebaran 2025.

Tingkat kepuasan pelanggan juga tercatat tinggi di tiga aspek utama, berdasarkan survei Customer Satisfaction (CSAT) terhadap sekitar 2.000 responden penumpang di bandara:

  1. Kepuasan keseluruhan terhadap layanan bandara: skor 4,8.
  2. Pengalaman perjalanan selama Ramadan: skor 4,81.
  3. Penilaian terhadap ambience, dekorasi, dan aktivitas bertema liburan: skor 4,78.

Dampak Positif pada Sektor Pariwisata dan Ritel

Momen libur Lebaran dimeriahkan dengan berbagai hiburan keluarga. InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan pertunjukan seni dan atraksi di destinasi wisata, termasuk Pasar Medang di kawasan candi yang menyuguhkan kuliner lokal, produk UMKM, lokakarya, dan pertunjukan seni. Program "Pelangi di Mars" yang digelar pada 21-27 Maret 2026 juga menarik minat pengunjung.

Pada periode 20-29 Maret 2026, IDM mencatat total 326.676 wisatawan di destinasi yang dikelolanya, dengan rincian:

  • Borobudur: 69.742 pengunjung.
  • Prambanan: 130.083 pengunjung.
  • Teater Pentas: 3.797 pengunjung.
  • Ratu Boko: 6.189 pengunjung.
  • TMII: 116.865 pengunjung.

Dari sisi perhotelan, InJourney Hospitality mencatat kenaikan tingkat hunian sebesar 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Okupansi tertinggi pada segmen hotel bintang lima tercatat di Merusaka Nusa Dua, The Meru Sanur, dan Bali Beach Hotel The Heritage Collection. Sementara itu, pada hotel bintang empat diraih oleh Grand Inna Samudera Beach, Truntum Kuta, dan Grand Inna Medan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat kinerja kunjungan yang positif sepanjang 13-27 Maret 2026. Kawasan The Nusa Dua menerima 133.127 wisatawan, The Mandalika mencatat 3.306 kunjungan, dan The Golo Mori sebanyak 907 kunjungan.

Pada sektor ritel, Sarinah yang dikelola InJourney Retail mencatat 683 ribu pengunjung. Peningkatan ini didorong oleh berbagai program tematik bersama tenant, seperti aktivasi brand, diskon, promosi, hingga bundling produk yang meningkatkan daya tarik belanja.

Komitmen untuk Meningkatkan Kualitas Layanan

Maya menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh ekosistem, baik di sektor kebandarudaraan maupun destinasi pariwisata. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kesiapan operasional, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta pengembangan pengalaman perjalanan yang semakin terintegrasi.

"InJourney menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan atas kolaborasi dan dukungan yang telah memastikan kelancaran periode Angkutan Lebaran 2026," ujarnya. Maya menutup pernyataannya dengan menyampaikan bahwa capaian positif tersebut merupakan refleksi kuatnya sinergi dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, yang melalui koordinasi dan komitmen bersama mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat.