Perempuan Malaysia Terpisah 18 Tahun di Lombok Akhirnya Dipulangkan
Seorang perempuan warga Malaysia yang hidup dalam kondisi sulit di Lombok, Indonesia, akhirnya berhasil dipulangkan ke negaranya setelah terpisah selama 18 tahun dari keluarga. Ia tiba dengan selamat di Malaysia pada Sabtu (14/2/2026).
Kisah Hidup yang Penuh Perjuangan
Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah, mengungkapkan bahwa perempuan tersebut bernama Norida Akmal Ayob, berusia 45 tahun. Ia menjelaskan bahwa Norida sebelumnya mengikuti suaminya, yang merupakan warga Indonesia, ke Lombok bersama putri mereka dan menetap di sana. Namun, pernikahan itu tidak bertahan lama, meninggalkan Norida dalam situasi yang sulit dan terisolasi dari keluarganya di Malaysia.
Selama hampir dua dekade, Norida hidup dalam kondisi yang memprihatinkan di Lombok, jauh dari dukungan keluarga dan jaringan sosialnya. Keberhasilannya untuk kembali ke Malaysia menandai akhir dari perjalanan panjang yang penuh dengan tantangan dan keterpisahan.
Proses Pemulangan yang Dikoordinasikan
Pemulangan Norida ke Malaysia merupakan hasil dari upaya koordinasi antara pihak berwenang Indonesia dan Malaysia. Kedatangan Norida di tanah airnya pada Sabtu lalu disambut dengan lega oleh keluarganya, yang telah lama menantikan reunifikasi ini.
Kasus ini menyoroti pentingnya kerja sama bilateral dalam menangani warga negara yang hidup dalam kondisi rentan di luar negeri. Norida kini dapat memulai babak baru dalam hidupnya, kembali ke lingkungan yang lebih mendukung setelah bertahun-tahun menghadapi kesulitan di Lombok.