Pemkot Depok Bergerak Cepat Perbaiki Jalan Berlubang Pemicu Kecelakaan
Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, mengambil langkah tegas untuk menangani masalah jalan berlubang yang telah menyebabkan sejumlah kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Wali Kota Depok, Supian Suri, mengonfirmasi bahwa pemantauan intensif telah dilakukan terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan parah.
Koordinasi Lintas Pemerintah untuk Penanganan Menyeluruh
Supian menjelaskan bahwa tidak semua jalan di wilayah Depok berada di bawah kewenangan pemkot. Terdapat tiga kategori jalan di kota tersebut, yaitu jalan kota, jalan provinsi, dan jalan nasional. Untuk penanganan jalan berlubang pada kategori provinsi dan nasional, Pemkot Depok telah berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum.
"Kami bersama Pak Gubernur telah berkomunikasi dengan Kementerian PU mengenai kondisi jalan Jakarta-Bogor, serta Jalan Raya Bojongsari menuju Ciputat dan Bogor. Banyak titik yang berlubang telah kami laporkan," ujar Supian usai mengikuti kegiatan TMMD ke-127 di Sukmajaya, Selasa (10/2/2026).
Dia menambahkan bahwa konfirmasi telah diterima dari Kementerian PU bahwa perbaikan jalan nasional yang rusak akan segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat.
Daftar Jalan Prioritas dan Kronologi Kecelakaan
Untuk jalan yang menjadi kewenangan kota, perbaikan segera dilakukan di beberapa lokasi rawan, antara lain:
- Jalan Tole Iskandar
- Jalan Raya Muchtar
- Jalan Siliwangi
- Dan sejumlah ruas jalan lainnya
Kerusakan jalan ini diperparah oleh hujan lebat yang mengguyur Depok baru-baru ini, menciptakan lubang-lubang berukuran besar. Salah satu korban, Kasna, warga Beji, mengalami insiden terjatuh dari motornya di Jalan Tole Iskandar pada Senin, 26 Januari 2026.
"Lubangnya tidak terlihat karena minimnya penerangan jalan. Ban depan motor saya masuk ke dalam lubang dengan lebar sekitar 15 sentimeter dan kedalaman lima meter," kisah Kasna, yang berharap perbaikan segera dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.
Permintaan Tambahan dari Warga dan Komparasi dengan Jakarta Timur
Selain perbaikan jalan, Kasna juga meminta pemasangan lampu penerangan tambahan di ruas-ruas jalan gelap agar pengendara dapat mendeteksi lubang lebih awal. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan berkendara di malam hari.
Sementara itu, di wilayah tetangga, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga menetapkan target penyelesaian perbaikan jalan rusak pada tahun 2026. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menegaskan bahwa seluruh ruas jalan yang berlubang akan ditangani secara merata tanpa prioritas wilayah tertentu.
Langkah-langkah koordinasi telah dilakukan dengan melibatkan Suku Dinas Perhubungan, Bina Marga, serta camat dan lurah setempat. Sebelum perbaikan permanen oleh Bina Marga, jalan yang berlubang akan diamankan terlebih dahulu dengan pemberian tanda peringatan untuk mencegah kecelakaan.
Dengan komitmen ini, diharapkan kondisi infrastruktur jalan di Depok dan sekitarnya dapat segera membaik, mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan berkendara bagi seluruh masyarakat.