Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Provinsi Riau, pada Rabu (8/7/2026) untuk meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi. Peresmian infrastruktur penghubung yang tersebar di berbagai pelosok kota dan kabupaten se-Provinsi Riau ini menjadi kado spesial bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80.
Pantauan detikcom, Rabu (8/7/2026) pukul 10.00 WIB, Kapolri tiba di lokasi peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai. Kapolri didampingi Dankor Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri Komjen Yuda Gustawan, dan Asisten Logistik (Aslog) Polri Komjen Suwondo Nainggolan.
Penyambutan Meriah dari Masyarakat dan Forkopimda
Turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo. Rombongan disambut oleh Kapolres Dumai AKBP Angga Herlambang beserta jajaran pejabat utama (PJU) Polda Riau dan Polres Dumai, serta Wali Kota Dumai Paisal dan jajaran Forkopimda Kota Dumai. Antusiasme warga terlihat saat anak-anak sekolah dasar (SD) menyanyikan yel-yel 'Selamat Datang Kapolri'. Mahasiswa dan buruh juga turut menyambut kedatangan Kapolri beserta rombongan. Sejumlah kelompok buruh meneriakkan 'Hidup buruh....hidup Kapolri!'.
Wali Kota Dumai Paisal, didampingi Kapolres AKBP Angga Herlambang, menyambut Kapolri dan memasangkan Tanjak Melayu, simbol kehormatan dan marwah. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan tari persembahan dan pembacaan doa. Polda Riau memutarkan video selayang pandang pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi yang telah dirampungkan pada tahap II.
Total 110 Jembatan Telah Dibangun Polda Riau
Polda Riau telah menuntaskan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada tahap II di sejumlah kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Total hingga saat ini, Polda Riau telah membangun 110 jembatan di berbagai pelosok. Kehadiran puluhan jembatan baru ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antardesa terisolasi, meningkatkan keselamatan warga saat beraktivitas, serta memperlancar distribusi hasil bumi dan logistik lokal. Dengan konektivitas yang semakin baik, roda perekonomian di tingkat desa hingga kota di Riau diharapkan akan tumbuh lebih merata dan berkelanjutan.
Selain dampak ekonomi, proyek ini menjadi simbol sinergisitas antara Polri, pemerintah daerah, sektor swasta, dan relawan. Gotong royong dalam pembangunan ini membuktikan bahwa tantangan geografis di pelosok dapat diatasi melalui kolaborasi kolektif yang solid.
Polri Hadir sebagai Penjaga Peradaban
Melalui peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II ini, Polda Riau tidak hanya menyerahkan infrastruktur fisik, tetapi juga mewariskan modal sosial berupa rasa aman dan saling percaya. Semangat pengabdian ini diharapkan manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang di Bumi Lancang Kuning.
Sebelumnya, Kapolda Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata dari arahan dan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar pembangunan hadir sampai ke daerah-daerah yang membutuhkan. "Amanah yang menegaskan bahwa Polri hadir sebagai penjaga peradaban," kata Irjen Herry Heryawan pada saat peresmian jembatan tahap I.



