Cara Masuk Raudhah Pakai Tasreh, Prosedur Lengkap untuk Jemaah Haji 2026
Cara Masuk Raudhah Pakai Tasreh, Prosedur Lengkap Haji 2026

Raudhah merupakan area istimewa di dalam Masjid Nabawi yang sering disebut sebagai "Taman Surga". Bagi jemaah haji yang ingin mengunjungi Raudhah, diperlukan surat izin resmi yang disebut Tasreh. Tasreh adalah izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mengatur jadwal masuk dan keluar jemaah ke area tersebut. Berikut adalah prosedur lengkap masuk Raudhah menggunakan Tasreh berdasarkan informasi dari akun Instagram Kementerian Haji dan Umrah RI (@kemenhaj.ri).

Jadwal Masuk Raudhah

H-1 sebelum pelaksanaan masuk Raudhah, ketua kloter atau pembimbing ibadah kloter akan mendapatkan jadwal masuk Raudhah untuk jemaah laki-laki dan perempuan. Setelah mendapatkan jadwal, ketua kloter atau pembimbing ibadah wajib menyampaikan jadwal tersebut dan mengatur keberangkatan jemaah di titik kumpul.

Memakai Batik Haji

Ketua kloter atau pembimbing ibadah akan dimasukkan ke dalam grup Raudhah harian untuk memudahkan komunikasi. Mereka harus menyampaikan kepada jemaah untuk menggunakan seragam batik penanda khas kloter agar memudahkan identifikasi dan mencegah penyusupan jemaah lain.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kehadiran di Titik Kumpul

Kloter yang sudah terjadwal untuk masuk Raudhah wajib hadir di titik kumpul 1 jam sebelum jadwal. Titik kumpul jemaah masuk Raudhah adalah pintu 360-362.

Lansia dan Disabilitas

Bagi jemaah lansia atau disabilitas yang tidak mampu berjalan, diharapkan menggunakan kursi roda dari hotel masing-masing.

Imbauan Kepada Ketua Kloter atau Pembimbing Ibadah

Ketua kloter atau pembimbing ibadah harus memastikan jemaah masuk sesuai jadwal karena Tasreh hanya berlaku satu kali. Jemaah wajib hadir sesuai jadwal kloter yang sudah ditentukan dan berbaris rapi sesuai kloter masing-masing, tidak berdasarkan KBIHU.

Daftar Alat Pelindung Diri Jemaah Haji

Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI menganjurkan jemaah haji untuk memakai alat pelindung diri (APD) demi kenyamanan selama ibadah di Tanah Suci. Berikut daftar APD yang disarankan:

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga
  • Kacamata hitam: melindungi dari sinar UV dan debu
  • Payung: pilih payung lipat agar mudah dibawa
  • Masker: menutupi hidung dan mulut, ganti setiap 4-6 jam sekali
  • Tas paspor: berisi paspor, makanan ringan, dan obat-obatan
  • Tas kresek atau totebag: untuk menyimpan sandal dan pelembab
  • Semprotan air: tempat air minum dan semprotan air selalu terisi air
  • Alas kaki: gunakan ukuran yang pas dengan tali belakang