Truk Sumbu 3 Dikawal Oknum TNI Ditindak Polisi, Kemenhub Dukung Penegakan Aturan
Truk Sumbu 3 Dikawal TNI Ditindak Polisi, Kemenhub Dukung

Truk Sumbu 3 Dikawal Oknum TNI Ditindak Polisi, Kemenhub Dukung Penegakan Aturan

Sebuah video yang menunjukkan truk sumbu tiga dikawal oleh oknum anggota TNI di ruas jalan tol viral di media sosial. Insiden ini berujung pada penindakan tegas dari kepolisian, yang didukung penuh oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) demi kenyamanan masyarakat, terutama para pemudik.

Kemenhub Apresiasi Tindakan Tegas Polisi

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyatakan bahwa tindakan polisi dalam menindak kendaraan sumbu tiga merupakan upaya untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan lainnya. Pernyataan ini disampaikan usai rapat monitoring malam takbiran di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat (20/3/2026) malam.

Aan menegaskan bahwa pemerintah telah menyepakati Surat Keputusan Bersama (SKB) yang membatasi kendaraan besar seperti truk sumbu tiga untuk melintas selama musim mudik. SKB ini ditandatangani oleh Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Dari awal kita sudah berkomitmen, ya, kita sudah menyepakati surat keputusan bersama antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan Kementerian PU. Salah satunya adalah adanya pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas," tutur Aan.

Pengecualian dan Tindakan Polisi

Meski ada pembatasan, Aan menyebut terdapat beberapa pengecualian, seperti angkutan barang pokok dan BBM, serta barang-barang tertentu lainnya. Namun, untuk barang yang dilarang, operasi ditiadakan dari tanggal 13 hingga 29 Maret.

"Saya kira dari kepolisian sudah melakukan tindakan tegas, ya, kepada para operator yang masih melaksanakan operasi di jalan. Di samping tilang, juga sudah mengalihkan dan menyekat untuk tidak melalui jalan tol," jelas Aan.

Detil Insiden Viral di Tol Japek

Dalam video yang viral, terlihat sejumlah truk sumbu tiga membawa kontainer melintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Kejadian ini terjadi di Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang, pada Rabu (18/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Awalnya, beberapa truk muatan besar terlihat melintas di jalan tol. Aparat kepolisian kemudian menghampiri dan meminta truk-truk tersebut untuk keluar dari jalur tol. "Keluar, keluar," ucap salah seorang petugas dalam video.

Tak lama kemudian, video menyorot seorang pria berseragam TNI yang diduga mengawal perjalanan truk tersebut. Anggota polisi pun meminta oknum TNI itu untuk keluar. "Bang, keluar aja," ujar polisi.

Respons Humas Polda Jawa Barat

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan, memastikan bahwa truk tersebut tetap ditindak sesuai aturan, meski sempat terjadi penolakan dari sopir dan adanya pengawalan oleh oknum TNI.

"Namun di samping ada yang ditindak persoalan bandelnya sumbu tiga ini, pengusaha dan sopir truk serta tronton ada yang dikawal oleh oknum TNI. Namun demi kelancaran dan perlindungan kepada para pemudik dan ketegasan anggota di lapangan, oknum TNI ini tidak bisa berbuat pelanggaran," kata Hendra.

Insiden ini menyoroti pentingnya penegakan aturan transportasi selama musim mudik untuk keselamatan dan kenyamanan bersama.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga