Penerbangan Dubai Ditangguhkan Total Imbas Serangan AS-Israel ke Iran
Penerbangan Dubai Ditangguhkan Imbas Serangan AS-Israel ke Iran

Jakarta - Kondisi memanas di kawasan Timur Tengah pasca serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran berdampak langsung pada operasi penerbangan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Seluruh aktivitas penerbangan di dua bandara utama Dubai terpaksa dihentikan sementara.

Penangguhan Operasi Penerbangan

Otoritas bandara Dubai mengonfirmasi penangguhan total operasi penerbangan di Dubai International (DXB) dan Dubai World Central - Al Maktoum International (DWC). Keputusan ini diumumkan melalui akun media sosial resmi pemerintah Dubai pada Sabtu (28/2/2026).

"Penangguhan berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis pernyataan resmi tersebut. Seluruh penumpang yang telah memiliki jadwal penerbangan sangat disarankan untuk tidak datang ke bandara dan langsung menghubungi maskapai masing-masing untuk memperoleh informasi terkini mengenai status penerbangan mereka.

Latar Belakang Ketegangan Militer

Penangguhan operasi penerbangan ini tidak terlepas dari eskalasi konflik militer yang terjadi di kawasan. AS dan Israel diketahui telah melancarkan serangan gabungan ke wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Serangan ini diklaim sebagai upaya untuk menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran.

Iran mengecam keras serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan negara dan langsung menjanjikan pembalasan. Tidak lama setelah serangan awal, Iran dilaporkan melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di berbagai negara Teluk Arab.

Dampak Luas di Kawasan Teluk

Rentetan ledakan dilaporkan mengguncang beberapa negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Kuwait. Situasi keamanan yang tidak menentu ini memaksa otoritas penerbangan Dubai mengambil langkah preventif dengan menutup sementara operasi bandara.

Informasi terbaru dari medan konflik menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dan Komandan Garda Revolusi Iran Mohammed Pakpour dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Namun, baik pihak Iran maupun Israel belum memberikan konfirmasi resmi mengenai korban jiwa ini.

Ketegangan yang meningkat drastis ini menciptakan ketidakpastian di seluruh kawasan Timur Tengah, dengan dampak langsung terasa pada sektor transportasi udara. Keputusan penangguhan penerbangan di Dubai mencerminkan tingkat keprihatinan yang tinggi terhadap keselamatan dan keamanan operasi penerbangan di tengah situasi konflik bersenjata.