MRT Jakarta Berlakukan Tarif Rp 1 Saat Lebaran, Bantu Pengguna Seperti Beni
MRT Jakarta Tarif Rp 1 Lebaran Bantu Pengguna

MRT Jakarta Berlakukan Tarif Rp 1 Saat Lebaran, Bantu Pengguna Seperti Beni

Pengguna MRT Jakarta, Beni, mengungkapkan rasa lega dan kebahagiaannya atas kebijakan tarif spesial Rp 1 yang diterapkan selama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini sangat membantu dirinya, mengingat saldo MRT-nya hanya tersisa Rp 5.000, sementara tarif normal sekali perjalanan biasanya mencapai Rp 10 ribu.

"Seneng sih ya (ada Rp 1), karena kita ngejarnya kan yang hemat ya. Kalau yang di harga biasanya kan kita sekali tap itu minimal kan sepuluh ribu. Dan pas kebetulan banget ini saldo saya tadi emang nggak ada," ujar Beni saat ditemui di Jakarta pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Saldo Minim Tak Jadi Hambatan

Beni menjelaskan bahwa dengan tarif Rp 1, saldo di bawah Rp 5.000 pun masih bisa dimanfaatkan untuk naik MRT. "Ada saldo cuma di bawah lima ribu gitu. Jadi mempermudah saya untuk bisa naik MRT. Biasanya minimal Rp 15 ribu, tapi ini di bawah Rp 5 ribu pun kita masih bisa digunakan," sambungnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dia berharap kebijakan tarif murah ini dapat lebih sering diberlakukan di masa depan, karena sangat memudahkan masyarakat, terutama bagi orang awam seperti dirinya.

Rencana Halalbihalal dengan Tarif Murah

Dengan tarif Rp 1 sekali perjalanan, Beni berencana memanfaatkannya untuk berkeliling ke rumah saudara-saudaranya di Jakarta Pusat. "Saya kalau saya orang awam bawah mah pasti pengennya RP1 terus sih. Iya, memudahkan saya. Ah, pastinya sih (digunakan untuk halalbihalal), nanti paling saya mau ke tempat saudara ya di Bundaran HI. Paling agak sore saya ke sana," ucap Beni.

Kebijakan Pemerintah DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan tarif Rp 1 bagi berbagai moda transportasi umum selama Lebaran, termasuk Transjakarta, MRT, LRT Jakarta, dan LRT Jabodebek. Penerapan tarif ini berlaku selama dua hari, mulai dari 21 hingga 22 Maret 2026.

Kebijakan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat menikmati momen Lebaran dengan berkeliling Ibu Kota tanpa terbebani biaya transportasi yang tinggi. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak warga dapat berkunjung ke sanak saudara atau tempat wisata di Jakarta selama hari raya.

Dampak positif dari tarif Rp 1 ini tidak hanya dirasakan oleh Beni, tetapi juga oleh ribuan pengguna transportasi umum lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan layanan publik, terutama di momen spesial seperti Idulfitri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga