Kemacetan Parah Landa Jalur Menuju Palabuhanratu, Waktu Tempuh Membengkak Hingga 3,5 Jam
Arus lalu lintas yang mengarah ke kawasan wisata Palabuhanratu di Sukabumi mengalami kemacetan parah pada siang hari ini, Minggu (22/3/2026). Berdasarkan pantauan hingga pukul 13.03 WIB, perjalanan menuju destinasi pesisir selatan tersebut memakan waktu yang tidak wajar, mencapai hingga 3,5 jam, jauh lebih lama dari kondisi normal yang biasanya hanya membutuhkan waktu lebih singkat.
Penyebab dan Titik Kemacetan Utama
Kondisi ini dipicu oleh beberapa faktor yang saling berkaitan. Volume kendaraan yang membeludak menjadi penyebab utama, diperparah oleh kerusakan jalan di beberapa titik serta banyaknya persimpangan yang menghambat laju kendaraan, khususnya kendaraan roda empat yang sering terhenti total. Titik kemacetan paling parah terpantau berada di ruas jalan Bojonggaling hingga Citarik, sementara kondisi serupa juga terjadi di Simpang Bagbagan, yang menjadi pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.
Di Simpang Jembatan Kuning Bagbagan, pihak kepolisian telah mengambil langkah dengan memasang pembatas jalan tepat di pertigaan. Pembatas ini berfungsi untuk memisahkan jalur menuju kawasan Surade - Pajampangan dan Palabuhanratu, dalam upaya mengatur arus lalu lintas yang kian padat.
Keluhan Pengendara dan Upaya Rekayasa Lalu Lintas
Akibat rentetan titik kepadatan ini, sejumlah pengendara mengeluhkan waktu tempuh yang tidak wajar. Jarak dari wilayah utara menuju pusat wisata Palabuhanratu dikabarkan bisa menghabiskan waktu hingga 3 jam lamanya, menambah frustrasi para wisatawan dan pengemudi. Kepadatan yang kian crowded ini memaksa pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di gerbang tol.
Untuk mengurai penumpukan kendaraan yang mengarah ke Tol Fungsional, petugas memberlakukan pengalihan arus kendaraan menuju pintu Tol Cigombong. Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, mengonfirmasi bahwa kendaraan dialihkan ke GT Cigombong sebagai bagian dari strategi untuk meredakan kemacetan. Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus dan mengurangi waktu tempuh yang membengkak.
Kemacetan ini terjadi di tengah tingginya animo wisatawan yang berkunjung ke Palabuhanratu, menandakan perlunya perbaikan infrastruktur dan manajemen lalu lintas yang lebih baik di masa mendatang untuk menghindari gangguan serupa pada hari-hari libur atau akhir pekan.



