LRT Jakarta Izinkan Buka Puasa di Kereta, Maksimal 10 Menit Setelah Azan Magrib
LRT Izinkan Buka Puasa di Kereta, Maksimal 10 Menit Setelah Magrib

LRT Jakarta Izinkan Penumpang Buka Puasa di Dalam Kereta Selama Ramadan

PT LRT Jakarta resmi mengizinkan penumpang untuk membatalkan puasa di dalam rangkaian kereta selama bulan Ramadan 2026/1447 Hijriah. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, sambil tetap menjaga kenyamanan dan keamanan perjalanan.

Aturan Buka Puasa di Kereta dan Stasiun

Menurut keterangan resmi dari Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi, penumpang diperbolehkan berbuka puasa di dalam kereta dengan batasan waktu maksimal 10 menit setelah azan Magrib berkumandang. Ketentuan ini tidak hanya berlaku di dalam kereta, tetapi juga di area stasiun yang dikelola oleh LRT Jakarta.

Jenis makanan yang diizinkan pun dibatasi:

  • Hanya makanan atau minuman ringan yang boleh dikonsumsi.
  • Penumpang sangat diimbau untuk tidak mengonsumsi makanan dengan aroma menyengat atau kuat.

Pembatasan ini diterapkan dengan pertimbangan bahwa kereta merupakan area publik tertutup dengan mobilitas penumpang yang tinggi, terutama pada jam-jam sibuk. Tujuannya adalah untuk menjaga kenyamanan bersama dan menghindari gangguan bagi penumpang lainnya.

Operasional Normal dan Fasilitas Pendukung

Selama bulan Ramadan, operasional LRT Jakarta akan tetap berjalan sesuai jadwal normal tanpa perubahan. Kereta beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 hingga 23.00 WIB, dengan jarak antar kereta atau headway tetap 10 menit. Hal ini memastikan bahwa layanan transportasi tetap lancar bagi semua penumpang.

Selain itu, PT LRT Jakarta telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk memudahkan penumpang yang menjalankan ibadah puasa:

  1. Musala di Setiap Stasiun: Seluruh stasiun LRT Jakarta dilengkapi dengan musala yang dapat digunakan oleh penumpang untuk menunaikan salat, termasuk salat Magrib dan Tarawih.
  2. Area Ritel yang Tetap Beroperasi: Area ritel di dalam stasiun tetap buka selama jam operasional, memungkinkan penumpang untuk membeli kebutuhan berbuka puasa sebelum melanjutkan perjalanan.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penumpang Muslim yang harus bepergian menggunakan LRT Jakarta saat waktu berbuka puasa tiba. Dengan adanya aturan yang jelas, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan perjalanan yang nyaman dan aman selama bulan suci Ramadan.