Kemenhub Sediakan Live Streaming Pantau Kondisi Jalan Mudik Lebaran 2026
Live Streaming Pantau Jalan Mudik Lebaran 2026 dari Kemenhub

Kemenhub Sediakan Live Streaming Pantau Kondisi Jalan Mudik Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah meluncurkan layanan live streaming bagi para pemudik yang ingin memantau langsung kondisi perjalanan selama periode mudik Lebaran 2026. Layanan ini menampilkan pergerakan lalu lintas di berbagai ruas jalan secara real-time, memberikan informasi akurat untuk perencanaan perjalanan yang lebih aman dan lancar.

Cara Akses Live Streaming Kondisi Jalan

Untuk mengakses layanan live streaming tersebut, pemudik dapat mengunjungi laman resmi Kemenhub di https://nusantara.kemenhub.go.id/layanan/info-mudik/live-streaming. Di halaman tersebut, tersedia siaran langsung dari lokasi-lokasi strategis yang sering mengalami kepadatan selama arus mudik.

Selain live streaming, Kemenhub juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam menyediakan akses CCTV untuk jalan tol dan non-tol. Berikut adalah langkah-langkah detail untuk memantau kondisi jalan melalui CCTV:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemantauan CCTV Jalan Tol

  1. Buka laman https://mudik.pu.go.id/cctv-tol.
  2. Scroll ke bawah untuk melihat daftar ruas jalan tol beserta jumlah CCTV yang aktif.
  3. Klik menu "Melihat CCTV (X Online)" pada ruas jalan yang diinginkan.
  4. Gunakan fitur pencarian dengan memasukkan nama ruas jalan tol untuk mempercepat proses.
  5. Setelah hasil muncul, klik lagi menu "Melihat CCTV (X Online)" untuk mengakses tampilan langsung.

Pemantauan CCTV Jalan Non-Tol

  1. Akses laman https://mudik.pu.go.id/cctv-non-tol.
  2. Scroll ke bawah untuk menemukan daftar CCTV di ruas jalan non-tol.
  3. Klik menu "Melihat CCTV" pada lokasi yang dipilih.
  4. Manfaatkan fitur pencarian dengan mengetik nama CCTV untuk efisiensi.
  5. Klik "Melihat CCTV" lagi setelah hasil pencarian muncul untuk melihat siaran langsung.

Layanan ini diharapkan dapat membantu pemudik dalam menghindari titik-titik padat dan memilih rute alternatif yang lebih nyaman.

Prediksi Puncak Arus Balik dan Saran Kapolri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memprediksi bahwa puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan pada tanggal 24-25 Maret 2026, sedangkan gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.

Dalam pernyataannya usai memimpin monitoring pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Medan, Sumatera Utara, Jenderal Sigit menyarankan masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna mengantisipasi penumpukan kendaraan. "Kami menyarankan masyarakat untuk menghindari puncak tersebut dengan memanfaatkan program work from home (WFH) yang akan dibuka pada tanggal 25, 26, dan 27 Maret," ujarnya.

Program WFH ini diharapkan dapat mengurai potensi kepadatan di jalan raya, terutama pada hari-hari kritis arus balik. Dengan memanfaatkan layanan live streaming dan CCTV dari Kemenhub serta mengikuti saran dari Kapolri, pemudik diharapkan dapat melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan lebih tertib dan aman.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga