Bupati Indramayu Larang Lempar Uang di Jembatan Sewo Saat Arus Balik Lebaran 2026
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, telah mengeluarkan imbauan tegas kepada para pemudik untuk tidak melempar uang saat melintasi Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, pada momen arus balik Lebaran 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai respons terhadap masih maraknya aktivitas penyapu koin yang dinilai sangat membahayakan keselamatan di kawasan tersebut.
Latar Belakang dan Risiko Keselamatan
Jembatan Sewo merupakan titik perbatasan strategis antara Kabupaten Indramayu dan Subang, yang terletak di jalur Pantura yang ramai. Pada saat arus balik Lebaran, kawasan ini menjadi sangat padat dengan kendaraan pemudik yang kembali ke perantauan setelah merayakan hari raya di kampung halaman. Aktivitas melempar uang, yang sering dilakukan sebagai tradisi atau kepercayaan lokal, telah memicu munculnya para penyapu koin yang beroperasi di sekitar jembatan.
Para penyapu koin ini sering kali mengambil risiko dengan beraktivitas di tengah lalu lintas yang padat, sehingga meningkatkan potensi kecelakaan dan gangguan keamanan. Bupati Lucky Hakim menekankan bahwa keselamatan publik harus menjadi prioritas utama, terutama dalam situasi arus balik yang sudah rentan terhadap kemacetan dan insiden lalu lintas.
Dampak dan Upaya Pencegahan
Maraknya aktivitas penyapu koin tidak hanya mengancam keselamatan mereka sendiri, tetapi juga dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di Jembatan Sewo. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah praktik berbahaya tersebut sekaligus menjaga ketertiban umum selama periode puncak perjalanan mudik. Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap bahwa dengan sosialisasi yang intensif, para pemudik dapat memahami pentingnya menghindari kebiasaan melempar uang di lokasi tersebut.
Selain itu, upaya koordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait akan ditingkatkan untuk melakukan pengawasan ketat di sekitar Jembatan Sewo selama arus balik Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa imbauan tidak hanya sekadar wacana, tetapi diimplementasikan secara efektif demi keselamatan bersama.



