Jasa Marga Siapkan Rest Area Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2026
Jasa Marga Siapkan Rest Area Alternatif untuk Arus Balik Lebaran

Jasa Marga Siapkan Rest Area Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2026

PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah mencatat kondisi lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik Idulfitri 1447H/2026 tanggal 26-27 Maret 2026 cenderung tersebar. Menurut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, setelah lalu lintas tertinggi kembali ke Jabotabek terjadi pada 24 Maret 2026 lalu dengan 256.338 kendaraan, perusahaan mencatat lalu lintas juga tersebar pada 25 Maret 2026 sebanyak 206.243 kendaraan dan 26 Maret 2026 sebanyak 192.122 kendaraan.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol Utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak), ujar Rivan seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (28/3/2026).

Potensi Kepadatan di Rest Area dan Solusi Alternatif

Rivan didampingi Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano dan Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati saat menghadiri konferensi pers terkait persiapan arus balik di Command Center KM 29 PJR Korlantas Polri. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Berdasarkan data arus balik di empat gerbang tol utama tersebut, ada 2,36 juta kendaraan telah kembali ke arah Jakarta atau sekitar 69,45% dari total proyeksi arus balik sebanyak 3,39 juta kendaraan. Potensi peningkatan arus balih masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28-29 Maret 2026. Tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas penggunaan rest area di jalan tol.

Rivan menyebutkan, sejumlah rest area di Jalan Tol Trans Jawa arah Jakarta berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di:

  • KM 229B dan KM 208B Ruas Palikanci
  • KM 164B Ruas Cipali

Dia mengimbau kepada para pemudik untuk mengatur pola perjalanan dengan memanfaatkan rest area alternatif, seperti di KM 360B dan KM 380B Ruas Batang–Semarang, maupun setelahnya di KM 130B Ruas Cipali. Sesuai diskresi Kepolisian, akan diberlakukan skema buka-tutup rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek secara situasional, kata Rivan.

Rekomendasi Perjalanan dan Pemanfaatan Teknologi

Selain soal rest area, Rivan juga mengingatkan kembali kepada para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Rivan juga kembali mengingatkan, demi mendukung perencanaan perjalanan yang matang, pentingnya pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya, kata dia.

Selain itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya.

Dia kembali mendorong, kepada para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way yang diterapkan atas diskresi Kepolisian. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama, Rivan menandasi.

PT Jasamarga Related Business (JMRB) yang mengelola Rest Area Travoy mengimbau para pengguna jalan untuk menuju rest area selanjutnya atau mencari tempat istirahat alternatif di jalur arteri jika terjadi kepadatan. Dengan persiapan ini, Jasa Marga berharap dapat mengurangi ketidaknyamanan dan meningkatkan keamanan perjalanan selama arus balik Lebaran 2026.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga