Contraflow Diberlakukan di Tol Japek Imbas Lonjakan Arus Lalu Lintas Hari Kedua Lebaran
Terjadi peningkatan signifikan dalam mobilitas kendaraan pada periode hari kedua libur Lebaran 2026, yang memicu penerapan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas tol utama. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan arus balik dan memastikan kelancaran perjalanan.
Lokasi dan Waktu Penerapan Contraflow
Rekayasa lalu lintas contraflow secara resmi diberlakukan di KM 55 hingga KM 65 Ruas Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 09.13 WIB. Penerapan ini merupakan respons langsung terhadap kondisi aktual di lapangan, di mana volume kendaraan mengalami lonjakan tajam seiring dengan arus mudik dan balik Lebaran.
Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal Jasamarga Transjawa Tol, menegaskan bahwa langkah ini diambil dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan. "Penerapan contraflow didasarkan pada pemantauan kondisi lalu lintas yang intensif, bekerja sama dengan kepolisian, untuk menciptakan perjalanan yang aman dan lancar," jelasnya dalam keterangan resmi.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Pihak berwenang mengimbau kepada semua pengguna jalan untuk:
- Selalu mematuhi rambu lalu lintas yang terpasang di sepanjang ruas tol.
- Mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan, terutama saat melintasi area rekayasa lalu lintas.
- Merencanakan perjalanan dengan matang dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara.
Selain itu, pengguna jalan juga diharapkan dapat memanfaatkan layanan informasi lalu lintas terkini yang disediakan oleh Jasa Marga. "Untuk update kondisi lalu lintas di ruas tol Jasa Marga Group, masyarakat dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 133 atau mengunduh aplikasi TRAVOY yang tersedia di platform iOS dan Android," tambah Ria.
Dampak dan Pengawasan Berkelanjutan
Penerapan contraflow ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi kemacetan, tetapi juga untuk mencegah potensi kecelakaan yang mungkin terjadi akibat padatnya arus kendaraan. Pihak Jasamarga Transjawa Tol dan kepolisian terus melakukan pemantauan secara ketat untuk menyesuaikan pengaturan lalu lintas sesuai dengan dinamika di lapangan.
Dengan langkah proaktif ini, diharapkan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang menggunakan ruas tol Jakarta-Cikampek.



