Arus Balik Lebaran 2026: Kepadatan di Tol Trans Jawa Menurun, Kalikangkung Lancar
Arus kendaraan pemudik yang menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang mulai menunjukkan penurunan signifikan pada Minggu sore, 29 Maret 2026. Kondisi lalu lintas di gerbang tol yang menjadi perbatasan antara Kota Semarang dan Kabupaten Kendal ini terpantau lancar tanpa kepadatan berarti, menandai meredanya gelombang arus balik Lebaran tahun ini.
Volume Kendaraan Menurun Drastis
Berdasarkan data dari Pos Pengamanan GT Kalikangkung Semarang, volume kendaraan yang menuju arah barat atau Jakarta pada periode pukul 06.00 hingga 16.00 WIB tercatat sebanyak 20.031 kendaraan. Angka ini mengalami penurunan yang cukup tajam dibandingkan dengan hari sebelumnya, Sabtu 28 Maret, yang mencapai 28.976 kendaraan.
Kepala Pospam GT Kalikangkung Semarang, Dimas Arief Wicaksono, menjelaskan bahwa arus kendaraan yang keluar dari Semarang pada Minggu pagi pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 983 kendaraan. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 1.361 kendaraan pada pukul 07.00 WIB, dan kembali naik menjadi 1.866 kendaraan pada jam berikutnya.
Selanjutnya, volume kendaraan terpantau stabil di kisaran di atas 2.000 kendaraan per jam sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, namun tidak melebihi 2.500 kendaraan per jam. Pola ini menunjukkan bahwa puncak kepadatan arus balik telah berlalu, memberikan kelegaan bagi para pemudik yang masih dalam perjalanan.
Rekayasa Lalu Lintas One Way Sudah Dicabut
Saat ini, rekayasa lalu lintas satu arah atau one way yang sebelumnya diberlakukan untuk mengurai kemacetan di Tol Cikampek Utama sudah tidak lagi diterapkan. Pencabutan kebijakan ini berdampak pada peningkatan arus kendaraan dari arah sebaliknya, yakni menuju Semarang.
Arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang pada pukul 06.00–07.00 WIB tercatat sebanyak 527 kendaraan, kemudian naik menjadi 690 kendaraan pada jam berikutnya. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, jumlah kendaraan berkisar antara 700 hingga 800 kendaraan per jam, dan meningkat menjadi lebih dari 1.000 kendaraan per jam setelahnya.
Sementara itu, total kendaraan dari arah timur yang keluar melalui GT Kalikangkung selama 10 jam mencapai 8.226 kendaraan. Angka ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada Sabtu 28 Maret yang tercatat sebanyak 6.687 kendaraan, mengindikasikan bahwa pergerakan kendaraan menuju Semarang mulai kembali normal.
Implikasi bagi Pemudik dan Pengelola Jalan Tol
Penurunan kepadatan di GT Kalikangkung ini memberikan sinyal positif bagi kelancaran arus balik Lebaran 2026. Para pemudik yang masih berada di perjalanan dapat bernapas lega karena kondisi jalan yang semakin membaik, meskipun tetap diimbau untuk berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas.
Pengelola jalan tol dan pihak berwenang terus memantau perkembangan arus kendaraan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan berakhirnya masa puncak arus balik, diharapkan aktivitas transportasi di jalur Trans Jawa dapat kembali normal dalam waktu dekat.



