Wamenhub Ungkap 147 Juta Orang Lakukan Perjalanan Saat Lebaran 2026
147 Juta Orang Lakukan Perjalanan Saat Lebaran 2026

Wamenhub Suntana Umumkan Data Perjalanan Mudik Lebaran 2026 Capai 147 Juta Orang

Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana mengungkapkan bahwa sebanyak 147 juta orang melakukan perjalanan selama periode 13 hingga 25 Maret 2026, yang bertepatan dengan masa Lebaran. Angka ini tercatat lebih tinggi 2,5% dibandingkan dengan survei awal yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Peningkatan Signifikan dalam Penggunaan Angkutan Umum

Dalam jumpa pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (1/4/2026), Suntana menyatakan rasa syukur atas pelaksanaan mudik yang berjalan aman dan lancar. Dia juga menekankan bahwa seiring dengan tingginya jumlah pemudik, terjadi peningkatan signifikan dalam penggunaan angkutan umum. "Dari jumlah angkutan pada masa lebaran ini berjumlah 23,5 juta orang, ini mengalami kenaikan, jadi ada pergeseran masyarakat kita memanfaatkan angkutan umum di semua sektor," ujarnya.

Berikut adalah rincian kenaikan berdasarkan moda transportasi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Moda angkutan jalan: 11,6%
  • Moda angkutan laut: 9,86%
  • Moda angkutan udara: 6,97%

Khusus untuk moda udara, peningkatan terlihat pada penggunaan pesawat dan private jet, sementara kereta api mengalami kenaikan sebesar 10%.

Data Pergerakan Kendaraan di Wilayah Jabodetabek

Suntana juga memaparkan data pergerakan kendaraan di wilayah Jabodetabek. Sebanyak 2,90 juta kendaraan tercatat keluar dari wilayah tersebut, meningkat 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Distribusi pergerakan ini meliputi:

  1. 51% menuju Jawa Timur dan Jawa Tengah
  2. 26,5% menuju arah barat Banten dan sekitarnya
  3. 22% menuju arah selatan Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Sukabumi

Sementara itu, kendaraan yang masuk ke wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 2,7 juta kendaraan, mengalami penurunan sebesar 0,4%.

Tingkat Kecepatan dan Ketepatan Waktu yang Meningkat

Selain jumlah pemudik, tingkat kecepatan dan ketepatan waktu dalam perjalanan juga menunjukkan peningkatan. Berikut adalah persentase ketepatan waktu berdasarkan moda transportasi:

  • Moda darat: 74,9%
  • Moda laut: 96,9%
  • Penerbangan domestik: 76%
  • Kereta api: 96%
  • Kereta api perkotaan: 98%
  • Moda penyeberangan: 94%

Suntana mengapresiasi peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam melakukan mitigasi cuaca, yang turut mendukung kelancaran perjalanan. "Ini dibantu dengan BMKG melakukan mitigasi, cuaca masih kita dapat mitigasi dan pelayanan dapat berjalan dengan bagus," jelasnya.

Data ini menunjukkan bahwa mudik Lebaran 2026 berhasil dilaksanakan dengan baik, meskipun menghadapi tantangan logistik dan cuaca. Peningkatan penggunaan angkutan umum menjadi indikasi positif bagi sistem transportasi nasional dalam menampung arus mudik yang besar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga