Dua Remaja Bekasi Terseret Arus Rip Current di Pantai Drini Gunungkidul
Tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron berhasil menyelamatkan dua remaja asal Bekasi, Jawa Barat, yang terseret rip current atau arus balik di Pantai Drini, Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul. Kejadian ini terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, saat kedua korban sedang bermain air bersama rombongan.
Kondisi Korban dan Proses Penyelamatan
Kedua remaja tersebut berinisial SAN (17 tahun) dan IA (16 tahun), warga Cibarusah, Bekasi. Menurut Sekretaris SAR Satlinmas Rescue, Surisdiyanto, mereka terbawa arus ke area rip current setelah ombak besar menghantam. Saat diselamatkan, satu di antaranya pingsan karena terlalu banyak menelan air laut, sementara kondisi tubuh keduanya lemas akibat syok.
Surisdiyanto menjelaskan, "Lalu beberapa anggota rombongan bermain air di sebelah utara Pulau Drini, dan saat ada ombak besar kedua korban terbawa arus ke area rip current." Tim SAR dengan sigap mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis segera.
Imbauan Keselamatan bagi Wisatawan
Surisdiyanto mengimbau para wisatawan untuk selalu berhati-hati saat bermain di laut. Dia menekankan pentingnya mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. "Untuk wisatawan diminta meningkatkan kehati-hatiannya saat bermain air dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan," ujarnya.
Kejadian ini mengingatkan kembali akan bahaya rip current di pantai-pantai Indonesia, terutama di daerah yang memiliki ombak kuat seperti Gunungkidul. Wisatawan disarankan untuk:
- Memperhatikan tanda peringatan dan rambu keselamatan.
- Tidak berenang di area yang tidak diawasi.
- Segera mencari bantuan jika terperangkap arus.
Pantai Drini, yang terletak di Gunungkidul, Yogyakarta, merupakan destinasi wisata populer namun memiliki risiko alam yang perlu diwaspadai. Insiden ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berwisata di pantai.



