Zikir di Monas: Rekayasa Lalin dan Parkir Disiapkan Polda
Zikir di Monas: Rekayasa Lalin dan Parkir Disiapkan

Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (1/8) mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Untuk memastikan kelancaran acara, Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan puluhan kantong parkir serta rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monas.

Rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan. Masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Menurut informasi yang dikutip dari Antara, Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi peserta yang menghadiri kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Monas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pembagian Kantong Parkir dan Drop Point

Peserta dari Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta diarahkan menggunakan kantong parkir di sekitar kawasan Monas. Sementara itu, peserta dari Kanwil Jawa Barat dipusatkan di kawasan parkir JIEXPO Kemayoran, dengan titik drop off dan pick up di Jalan Medan Merdeka Timur. Adapun peserta dari Kanwil Banten diarahkan menggunakan Kantong Parkir Aldiron, dengan titik drop off dan pick up di Bundaran Patung Kuda.

Selain itu, tersedia sejumlah kantong parkir lain di kawasan Jakarta Pusat, antara lain Gedung Pertamina Lama, Galeri Nasional, Gedung PLN Pusat, Kementerian Perdagangan RI, Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lapangan Banteng, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Dana Reksa, Gedung Indosat, Bank Indonesia, Kementerian Agama RI, Masjid Istiqlal, Kantor Pos Indonesia, Gedung Sapta Pesona, hingga JIEXPO Kemayoran.

Berdasarkan informasi dari Dishub DKI Jakarta, masyarakat yang akan menghadiri kegiatan juga diimbau memanfaatkan layanan transportasi umum. Sejumlah rute Transjakarta yang melayani kawasan Monas, seperti Koridor 2, Koridor 3, Koridor 5C, Koridor 6A, Koridor 6B, Koridor 7F, dan Koridor 14A, tetap beroperasi dengan penyesuaian apabila terjadi pengaturan lalu lintas di lapangan.

Rute Alternatif dan Pengalihan Arus

Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar Monas. Kendaraan dari Harmoni menuju Tugu Tani dialihkan melalui Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, Lapangan Banteng Utara, hingga Jalan Medan Merdeka Timur.

Sementara itu, arus kendaraan dari Bundaran HI menuju Harmoni maupun Tugu Tani juga dialihkan melalui sejumlah ruas alternatif seperti Jalan M.H. Thamrin, Jalan K.H. Wahid Hasyim, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Juanda. Kendaraan dari arah Tanah Abang menuju Tugu Tani maupun sebaliknya juga akan dialihkan melalui Jalan Kebon Sirih dan Jalan Jati Baru Raya.

Pengalihan arus ini diharapkan dapat menjaga akses peserta tetap lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Monas.

Pengamanan Ribuan Personel

Polda Metro Jaya mengerahkan 1.263 personel gabungan yang terdiri atas unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengamankan jalannya kegiatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel ditempatkan guna memastikan keamanan peserta sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

"Personel ditempatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta yang hadir, termasuk menjamin kegiatan aktivitas masyarakat secara rutin tetap berjalan," kata Budi, Jumat (31/7). Selain penataan akses, kepolisian juga melakukan sterilisasi kawasan serta menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup.

"Disiapkan kantong-kantong parkir termasuk melaksanakan deteksi dini, langkah-langkah upaya sterilisasi lokasi, serta pengamanan terbuka dan tertutup," ujar Budi. Ia menambahkan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan agar akses peserta tetap lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Ajakan Menteri Agama dan Informasi Peserta

Di sisi lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di Lapangan Monas. Acara tersebut menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta tokoh lintas agama sebagai bagian dari rangkaian menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas pada Sabtu, 1 Agustus 2026," ujar Nasaruddin.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Masyarakat sudah dapat memasuki kawasan Monas sejak pukul 15.00 WIB melalui security door di sisi utara dan selatan. Bagi peserta yang tidak dapat masuk ke area utama, rangkaian acara tetap dapat diikuti melalui layar LED yang disediakan di area luar Monas.