Umar Shihab, Kakak Kandung Quraish Shihab, Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
Kabar duka menyelimuti dunia akademik dan keislaman Indonesia. Umar Shihab, kakak kandung dari cendekiawan Muslim ternama Quraish Shihab, dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 86 tahun. Berita ini disampaikan oleh Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melalui akun Instagram resminya, @umi.ac.id, yang menyatakan kepergiannya sebagai sebuah kehilangan besar bagi institusi tersebut.
Ucapan Duka dari UMI Makassar
Dalam unggahan yang dipublikasikan, UMI menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya AG. Prof. Dr. H. Umar Shihab, MA, yang merupakan Anggota Pembina Yayasan Wakaf UMI. Pihak kampus menggambarkan almarhum sebagai sosok yang bukan sekadar bagian dari yayasan, tetapi juga sebagai penjaga nilai, pewaris hikmah, dan penuntun keteladanan bagi seluruh civitas akademika.
"Beliau adalah pribadi yang istiqamah dalam ilmu, tenang dalam sikap, dan luas dalam kasih sayang," tulis UMI dalam pernyataannya. Unggahan tersebut juga menekankan bahwa warisan ilmu dan keteladanan Umar Shihab akan terus hidup dan menginspirasi generasi mendatang.
Detail Waktu dan Tempat Kepergian
Umar Shihab meninggal dunia di Jakarta pada hari Jumat, 20 Maret 2026, yang bertepatan dengan hari ke-30 Bulan Suci Ramadan. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang pernah merasakan kebijaksanaan dan nasihat-nasihatnya.
UMI dalam pernyataannya mengutip sabda Rasulullah SAW mengenai amal yang tidak terputus setelah seseorang meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh. Hal ini menjadi pengingat akan kontribusi abadi almarhum dalam dunia pendidikan dan keislaman.
Dampak dan Warisan yang Ditinggalkan
Kehilangan Umar Shihab dirasakan sebagai pukulan berat bagi UMI Makassar, yang menyebutnya sebagai sosok yang menghadirkan keteduhan dan menanamkan arah dalam perjalanan kampus sebagai institusi ilmu dan ibadah. Doa-doa dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan.
"Selamat jalan guru, doa kami mengiringi, warisan nilai akan kami jaga," tutup pernyataan UMI, menegaskan komitmen untuk melanjutkan perjuangan dan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh Umar Shihab selama ini.



