Khidmatnya Salat Id Jemaah Muhammadiyah di Lapangan Sempur Bogor
Jemaah Muhammadiyah menggelar salat Idul Fitri 1447 H di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, pada pagi hari ini, Jumat, 20 Maret 2026. Ibadah tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat keagamaan yang mendalam di tengah perayaan Lebaran.
Kehadiran Jemaah Sejak Dini Hari
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa jemaah sudah mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB. Mereka terdiri dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang bersama-sama mengikuti rangkaian salat Id. Suasana lapangan dipenuhi oleh ratusan jemaah yang dengan tertib melaksanakan ibadah, menciptakan atmosfer religius yang menyentuh hati.
Ustaz Maizar Madsury bertindak sebagai imam salat, sementara posisi khatib diisi oleh Ustaz Deni Lubis. Keduanya memimpin jalannya ibadah dengan lancar, memberikan khutbah yang menginspirasi dan penuh makna bagi para jemaah yang hadir.
Pengalaman Pribadi Jemaah
Salah satu jemaah, Rahmat (27 tahun), datang dari Sentul, Kecamatan Babakan Madang, khusus untuk salat di Lapangan Sempur. Ia berangkat dari rumahnya sebelum pukul 06.00 WIB bersama istri dan anaknya. "Hampir sejam yang lalu lah jalannya, ini sama istri dan anak," ujarnya sebelum melaksanakan salat.
Rahmat mengungkapkan bahwa salat Id di Lapangan Sempur telah menjadi agenda tahunan bagi keluarganya. "Lebih terasa khusyuk saja salat di sini, jadinya setiap tahun ke sini," sebutnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya tradisi ini bagi masyarakat setempat dalam merayakan momen spesial Lebaran.
Aktivitas Usai Salat
Setelah salat selesai, sebagian jemaah langsung kembali ke rumah masing-masing. Namun, tidak sedikit yang tetap bertahan untuk mendengarkan ceramah dari khatib, memperdalam pemahaman agama dan merenungkan pesan-pesan yang disampaikan. Interaksi sosial antarjemaah juga terlihat hangat, dengan saling mengucapkan selamat Idul Fitri.
Perlu diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan Lebaran 2026 jatuh pada tanggal 20 Maret berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Keputusan ini berbeda dengan penetapan pemerintah yang menjadwalkan Lebaran pada hari berikutnya, namun tidak mengurangi semangat ibadah jemaah di Lapangan Sempur.
Salat Idul Fitri ini menjadi bukti kuatnya tradisi keagamaan di Kota Bogor, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang bersatu dalam kekhidmatan untuk menyambut hari kemenangan. Dengan suasana yang tenang dan penuh berkah, acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.



