Peringatan Nuzulul Qur'an dan Bayar Zakat di Istana, Prabowo-Gibran Hadir
Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Prabowo-Gibran Hadir

Peringatan Nuzulul Qur'an dan Bayar Zakat di Istana Besok, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

Peringatan Nuzulul Qur'an tingkat kenegaraan akan digelar di Istana Negara Jakarta dengan kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mengisi bulan Ramadan yang penuh berkah.

Jadwal dan Susunan Acara

Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Abu Rokhmad, peringatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 10 Maret 2026, pukul 19.30 WIB di Istana Negara Jakarta. Profesor Dr. Quraish Shihab akan memberikan tausiah, dihadiri oleh Menteri Agama, Presiden, Wakil Presiden, serta tamu undangan lainnya seperti duta besar, kementerian, lembaga di bawah Menko PMK, dan perwakilan ormas Islam.

Abu menekankan bahwa Nuzulul Qur'an adalah peristiwa bersejarah turunnya wahyu pertama Al-Quran (Surah Al-'Alaq 1-5) dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. "Peringatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan umat Islam akan mukjizat Al-Qur'an dan mendorong peneladanan, pembacaan, pemahaman, serta pengamalan isinya untuk kebaikan bangsa," ujarnya di Kantor Kemenag Jakarta, Senin (9/3/2026).

Penunaian Zakat di Siang Hari

Selain peringatan Nuzulul Qur'an, pihak Istana juga akan menunaikan zakat pada hari yang sama di siang harinya, dimulai pukul 14.00 WIB. Zakat tersebut akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Abu menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi keteladanan bagi masyarakat untuk menunaikan zakat, dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia juga melaksanakan hal serupa.

"Ini cara untuk mengajak masyarakat menunaikan zakat melalui contoh dari para pimpinan wilayah masing-masing," tandas Abu. Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat Islam yang mampu, terutama di akhir Ramadan menjelang Idulfitri, sebagai bentuk penyucian diri dan kepedulian sosial.

Makna dan Pentingnya Peringatan

Nuzulul Qur'an bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum untuk memperbarui komitmen terhadap ajaran Islam dan nilai-nilai dalam Al-Qur'an. Malam ini terjadi pada bulan Ramadan dan dianggap memiliki keutamaan besar, mengingatkan pentingnya Al-Qur'an sebagai pedoman hidup yang berisi ajaran agama dan petunjuk sehari-hari.

Dengan demikian, acara di Istana Negara ini diharapkan dapat menginspirasi umat Muslim di Indonesia untuk lebih mendalami dan mengamalkan kitab suci tersebut, sambil menjalankan kewajiban zakat sebagai wujud kepedulian dan keimanan selama Ramadan.