Liga Muslim Dunia Salurkan Bantuan Rp 4,5 Miliar untuk Dukung Tradisi Meugang di Aceh
Liga Muslim Dunia telah memberikan bantuan kemanusiaan senilai 1 juta Riyal atau setara dengan lebih dari Rp 4,5 miliar kepada masyarakat Aceh. Dana ini ditujukan untuk mendukung perayaan tradisi Meugang, yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Implementasi Kunjungan dan Respons Bencana
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari kunjungan Sekjen Liga Muslim Dunia, Syaikh Dr Muhammad Abdul Karim Al-Issa, kepada Presiden RI Prabowo Subianto pada Desember 2025. "Liga Muslim Dunia membantu masyarakat Aceh yang terdampak banjir bandang," ujar Muzani dalam keterangannya pada Selasa, 17 Maret 2026.
Bantuan tersebut disalurkan melalui 150 pondok pesantren di seluruh Provinsi Aceh. Rincian bantuan meliputi 90 ekor sapi dan 13.500 bingkisan lebaran, yang akan dimanfaatkan oleh para santri, asatidz, serta masyarakat sekitar pesantren. Distribusi ini mencakup 14 kabupaten di Aceh, dengan tujuan memperkuat pelaksanaan tradisi Meugang.
Proses Distribusi dan Waktu Penyaluran
Muzani menegaskan bahwa bantuan ini berfungsi sebagai penguat tradisi Meugang, yaitu kebiasaan memakan hidangan daging menjelang atau saat Idul Fitri. Pendistribusian bantuan telah dimulai hari ini dan akan berlangsung hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Koordinator distribusi di Aceh melibatkan beberapa tokoh terkemuka, antara lain:
- Pengasuh Pesantren Ummul Aiman dan Rais Syuriah PWNU Aceh, Tengku Waled Nuruzzahri
- Dr Iskandar Zulkarnain
- KH Anizar Masyhadi MA
- Para relawan lainnya
Apresiasi dari Tokoh Masyarakat Aceh
KH Anizar Masyhadi MA menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas bantuan dari Liga Muslim Dunia. "Hal serupa juga disampaikan oleh para pengasuh pesantren, ulama, dan tokoh masyarakat Aceh," tambah Anizar.
Pelaksanaan distribusi bantuan dilakukan secara simbolis di enam pesantren. Acara ini dihadiri oleh pimpinan pondok pesantren penerima bantuan, didampingi tim dari Liga Muslim Dunia Kantor Indonesia yang dipimpin oleh H Faiz Wardi, serta Pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Aceh, terutama yang terdampak bencana, sekaligus melestarikan tradisi budaya dan keagamaan setempat.
