BPJPH Gelar Buka Puasa Bersama Stakeholder, Perkuat Sinergi Ekosistem Halal Nasional
BPJPH Perkuat Sinergi Ekosistem Halal Lewat Bukber

BPJPH Gelar Buka Puasa Bersama Stakeholder, Perkuat Sinergi Ekosistem Halal Nasional

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyelenggarakan acara buka puasa bersama dengan para pemangku kepentingan dalam layanan jaminan produk halal nasional. Kegiatan ini diadakan di Gedung BPJPH, Jakarta, dan dihadiri oleh berbagai lembaga kunci, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Pemeriksa Halal LPPOM, serta Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia (ALPHI).

Silaturahmi Ramadan sebagai Wadah Koordinasi

Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi selama bulan Ramadan, tetapi juga menjadi platform koordinasi penting untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan atau yang akrab disapa Babe Haikal, hadir secara daring karena pada saat bersamaan mengikuti rapat kabinet di Istana Negara bersama Presiden.

Dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (15/3/2026), Babe Haikal menekankan pentingnya kebersamaan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem halal nasional yang kuat. "Mari kita bersatu bersama membangun ekosistem halal yang sehat di Indonesia, demi terwujudnya Halal Indonesia untuk masyarakat dunia," ujarnya.

Pentingnya Dialog dan Persatuan

Babe Haikal juga menyoroti nilai-nilai persatuan dan dialog dalam membangun kemajuan bersama. Ia merujuk pada teladan para nabi, khususnya Rasulullah SAW, yang selalu menjalin hubungan baik dan membangun dialog dengan berbagai pihak, termasuk mereka yang sebelumnya memiliki perbedaan pandangan. Keteladanan tersebut menunjukkan bahwa persatuan, kebersamaan, dan komunikasi yang terbuka merupakan kunci dalam membangun kekuatan umat.

"Nilai-nilai tersebut mengajarkan bahwa dialog dan persatuan menjadi kunci untuk membangun kejayaan. Karena itu, mari kita bersatu membangun ekosistem halal yang sehat di Indonesia demi terwujudnya Halal Indonesia untuk masyarakat dunia," tegasnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal tidak dapat dilakukan hanya oleh satu lembaga saja, melainkan memerlukan kolaborasi yang erat di antara seluruh pemangku kepentingan.

Peran Penting Seluruh Pemangku Kepentingan

Ketua Badan Pengurus Harian DSN MUI, Muhammad Cholil Nafis, juga menegaskan pentingnya menjaga keselarasan langkah bersama dalam penyelenggaraan jaminan produk halal. Menurutnya, meskipun setiap lembaga memiliki peran yang berbeda, seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni memastikan kehalalan produk yang beredar di masyarakat.

"Acara ini memperkuat keakraban kita. Kita sama-sama mengawal jaminan produk halal yang beredar. Semangat dakwah harus terus dijaga, termasuk menjaga persatuan di antara auditor halal, pengawas halal, dan juga para ulama di Komisi Fatwa," kata Cholil Nafis. Ia menambahkan bahwa momen buka puasa bersama ini menjadi simbol penting kebersamaan seluruh elemen ekosistem halal dalam menjalankan amanah kepada umat.

Harapan untuk Kerja Sama yang Lebih Erat

Usai acara, Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, mengungkapkan harapannya agar pertemuan tersebut dapat memperkuat kerja sama antara BPJPH dan lembaga pemeriksa halal. "Terima kasih atas undangan pada sore hari ini. Mudah-mudahan ke depan kita bisa bekerja sama lebih erat lagi, sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan bersama demi penguatan halal bagi masyarakat Indonesia dan dunia," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua ALPHI, Elvina A Rahayu, yang menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan komunikasi dan kebersamaan antar lembaga dalam penyelenggaraan jaminan produk halal. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.