Ramen Pedas Buldak Viral di Coachella, Gen Z Ubah Makanan Jadi Atraksi
Ramen Buldak Viral di Coachella, Gen Z Buat Atraksi Makan

Ramen Pedas Buldak Jadi Fenomena di Festival Coachella

Ramen pedas asal Korea Selatan, Buldak, telah menciptakan gelombang sensasi di festival musik Coachella yang berlangsung di California, Amerika Serikat. Makanan ini tidak sekadar dikonsumsi, tetapi diubah oleh Generasi Z menjadi sebuah atraksi kuliner yang viral di media sosial.

Gen Z Ubah Makanan Jadi Hiburan Ekstrem

Di tengah hiruk-pikuk panggung musik, banyak pengunjung Coachella dari kalangan Gen Z terlihat menantang diri mereka sendiri dengan memakan ramen Buldak yang terkenal sangat pedas. Mereka merekam momen tersebut dan membagikannya secara luas di platform seperti TikTok dan Instagram, menciptakan tren baru di mana makanan berfungsi sebagai konten hiburan.

Ramen Buldak sendiri adalah produk mi instan dari perusahaan Nongshim, yang dikenal dengan tingkat kepedasan yang ekstrem, sering kali diberi label sebagai "api" atau "naga" karena sensasi panasnya yang membakar. Di Coachella, popularitasnya melonjak sebagai bagian dari budaya pop Korea yang semakin mendunia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Viral pada Popularitas Kuliner Korea

Fenomena ini mencerminkan bagaimana Gen Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an dan awal 2010-an, menggunakan makanan tidak hanya untuk memuaskan rasa lapar tetapi juga sebagai alat ekspresi diri dan pembuatan konten. Atraksi makan pedas menjadi cara mereka untuk menarik perhatian dan berpartisipasi dalam tren global.

Para ahli kuliner mencatat bahwa viralnya ramen Buldak di Coachella memperkuat posisi makanan Korea di panggung internasional. Ini menunjukkan bahwa minat terhadap kuliner Korea tidak terbatas pada hidangan tradisional seperti kimchi atau bibimbap, tetapi juga meluas ke produk modern seperti mi instan pedas.

  • Ramen Buldak awalnya dirilis di Korea Selatan dan cepat menjadi populer karena rasanya yang unik.
  • Di Coachella, banyak pengunjung membawa ramen ini sebagai camilan atau tantangan pribadi.
  • Tren ini telah memicu peningkatan penjualan ramen pedas secara global, terutama di kalangan anak muda.

Dengan demikian, ramen Buldak tidak hanya sekadar makanan, tetapi telah berubah menjadi simbol budaya pop dan daya tarik viral di kalangan Gen Z, mengubah pengalaman kuliner menjadi momen yang layak dibagikan dan diperbincangkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga