Peluncuran Radio Komunitas KDKMP di Banyuwangi
Banyuwangi – Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari secara resmi meluncurkan radio komunitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Banyuwangi, Jawa Timur. Radio ini diinisiasi oleh Asosiasi KDKMP dan diharapkan menjadi medium pertukaran informasi antara koperasi dan masyarakat.
“Ini radio komunitas yang diharapkan menjadi medium pertukaran, bukan hanya pengurus, tetapi juga masyarakat bisa mengikuti perkembangan kegiatan koperasi,” kata Qodari, dikutip Jumat (24/7/2026).
Fungsi dan Manfaat Radio Komunitas
Menurut Qodari, radio tersebut dapat membantu masyarakat mengetahui informasi harga dan ketersediaan barang di KDKMP secara lebih mudah. Dengan akses informasi yang transparan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh referensi harga kebutuhan pokok yang diperbarui setiap hari.
Qodari juga menambahkan bahwa pihaknya akan memikirkan mekanisme pengembangan radio tersebut agar dapat berkembang dan diterapkan di wilayah lain. “Nanti kami pikirkan bagaimana mekanismenya untuk bisa berkembang dan mudah-mudahan ini bisa ditiru di tempat yang lain,” ungkapnya.
Pengukuhan Pengurus dan Diskusi Publik
Selain peluncuran radio, dalam acara tersebut juga dilakukan pengukuhan pengurus Asosiasi KDKMP Banyuwangi yang diketuai oleh Imam Maskun. Acara ini juga diisi dengan diskusi publik dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional. Dalam diskusi itu, banyak masukan dan aspirasi dari pengurus dan anggota koperasi merah putih yang hadir.
Beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain harapan agar suplai barang-barang bersubsidi seperti gas elpiji, beras, dan minyak bisa konsisten dan lancar, serta percepatan pembangunan KDKMP. “Nanti saya akan mengomunikasikan apa yang saya temukan di Banyuwangi kepada Menteri Koperasi untuk bisa difasilitasi, juga kepada Agrinas Pangan yang sangat terlibat dalam tahapan awal pembuatan Koperasi Merah Putih ini,” tutur Qodari.
Perkembangan KDKMP di Banyuwangi
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno, menambahkan bahwa dari 217 desa/kelurahan di Banyuwangi, saat ini sudah ada 17 KDKMP yang telah beroperasi. Sebanyak 136 KDKMP tengah dalam proses pembangunan dan telah memiliki akta pendirian, sementara 61 KDKMP lainnya pembangunannya sudah mencapai 100 persen.
“Pemkab Banyuwangi terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP melalui data yang diperoleh dari Kodim serta melakukan pendampingan bersama calon manajer koperasi,” ucap Suratno.
Akses dan Layanan Radio Merah Putih
Ketua Asosiasi KDKMP Banyuwangi, Imam Maskun, menjelaskan bahwa radio merah putih dirancang sebagai ruang pelayanan dan komunikasi antara KDKMP dengan masyarakat. Radio tersebut nantinya dapat diakses secara daring melalui website radiomerahputih.com untuk memberikan informasi layanan, komunikasi, serta membuka ruang interaksi dengan masyarakat.
“Radio ini nantinya menjadi sarana penyampaian informasi seperti harga kebutuhan pokok yang diperbarui setiap hari sehingga masyarakat dapat memperoleh referensi harga secara mudah,” ucap Imam.



