Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup untuk Perayaan Jakarta Bedug Kolosal Malam Takbiran
Kawasan Jalan Jendral Sudirman-Thamrin di Jakarta Pusat mulai ditutup pada sore hari ini, Jumat (20/3/2026). Penutupan jalan ini dilakukan dalam rangka perayaan Jakarta Bedug Kolosal dan pawai obor untuk menyambut Idulfitri 1447 H, menciptakan nuansa religius dan semarak di ibu kota.
Pantauan di Lokasi: Hujan Lebat Tak Redam Antusiasme Warga
Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 19.30 WIB, Jalan M.H. Thamrin arah Sudirman dan arah sebaliknya telah ditutup total. Sejak pukul 18.30 WIB, kawasan Jakarta Pusat diguyur hujan yang cukup lebat, namun hal ini tidak menyurutkan semangat warga. Mereka tetap memadati area sekitar Bundaran HI dengan menggunakan jas hujan dan payung untuk berteduh.
Hingga pukul 19.55 WIB, hujan dengan intensitas sedang masih turun di kawasan tersebut. Meski demikian, para penabuh bedug telah kembali ke posisi masing-masing setelah sebelumnya berteduh, dan suasana di Bundaran HI pun kembali hidup dan meriah.
Rangkaian Acara 'Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain'
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar serangkaian acara bertajuk 'Eid Mubarak Jakarta: Rhythm of Fountain' di Bundaran Hotel Indonesia pada malam takbiran, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Acara ini mencakup:
- Rampak Bedug dan Festival 1.000 Bedug
- Pawai obor dengan 5.000 peserta
- Atraksi visual seperti dancing fountain, lighting show, laser show, dan flying LED show
- Nuansa religius melalui tausiah oleh Ustaz Akri dan penampilan spesial Hadad Alwi
Dampak Lalu Lintas dan Persiapan Pemprov DKI
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan pembatasan ketat kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi. Penutupan Jalan Sudirman-Thamrin ini menjadi bagian dari upaya tersebut, mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum atau menghindari area tersebut selama acara berlangsung.
Meski cuaca kurang bersahabat, antusiasme warga dalam menyambut momen takbiran tetap tinggi, menunjukkan semangat kebersamaan dan keagamaan yang kuat di tengah hiruk-pikuk ibu kota.



