Penampilan impresif penyerang Norwegia, Erling Haaland, di Piala Dunia 2026 ternyata tidak hanya memukau penggemar sepak bola, tetapi juga menginspirasi para orangtua di Peru. Banyak dari mereka yang memilih menamai bayi mereka dengan nama pemain Manchester City berusia 25 tahun tersebut.
Fenomena Nama Haaland di Peru
Menurut laporan media lokal, sejak Norwegia melaju hingga perempat final Piala Dunia 2026, terjadi lonjakan signifikan jumlah bayi laki-laki yang diberi nama "Haaland" atau "Erling". Fenomena ini terutama terlihat di kota-kota besar seperti Lima dan Cusco.
"Kami mencatat peningkatan hingga 300 persen dalam pendaftaran nama Haaland dibandingkan tahun sebelumnya," ujar seorang petugas catatan sipil di Lima, seperti dikutip dari media setempat. "Banyak orangtua yang terinspirasi oleh semangat juang dan ketenangan Haaland di lapangan."
Kiprah Haaland di Piala Dunia 2026
Haaland menjadi sorotan utama setelah mencetak dua gol krusial saat Norwegia mengalahkan Brasil di babak 16 besar. Kemenangan bersejarah itu mengantarkan Norwegia lolos ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Julukan "The Android" yang disematkan padanya semakin populer berkat ketajaman dan konsistensinya.
Secara keseluruhan, Haaland mengoleksi lima gol dalam empat pertandingan di turnamen tersebut. Performanya tidak hanya membawa Norwegia melampaui ekspektasi, tetapi juga menginspirasi generasi baru penggemar sepak bola di berbagai belahan dunia, termasuk Amerika Latin.
Dampak Budaya dan Sosial
Fenomena penamaan bayi berdasarkan tokoh olahraga bukanlah hal baru di Peru. Sebelumnya, nama-nama pemain sepak bola seperti Paolo Guerrero dan Lionel Messi juga sempat populer. Namun, antusiasme terhadap Haaland dianggap luar biasa karena ia bukan berasal dari Amerika Latin.
"Haaland adalah simbol kerja keras dan dedikasi. Kami berharap anak kami tumbuh dengan semangat seperti dia," ujar Maria Lopez, seorang ibu di Lima yang menamai bayinya Erling. Tren ini juga mencerminkan globalisasi sepak bola, di mana pemain Eropa bisa menjadi idola di benua lain.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari Haaland atau perwakilannya mengenai fenomena tersebut. Namun, popularitasnya diprediksi akan terus meningkat seiring dengan kariernya yang cemerlang di Manchester City dan tim nasional Norwegia.



