Viral Jastip Nyekar di Surabaya: Layanan Kirim Doa untuk Perantau Tak Mudik
Viral Jastip Nyekar di Surabaya untuk Perantau Tak Mudik

Layanan Unik Jastip Nyekar Viral di Surabaya, Bantu Perantau Kirim Doa Saat Lebaran

Sebuah praktik jasa titip atau jastip yang tak biasa sedang viral di media sosial. Layanan ini menawarkan jastip nyekar khusus bagi para perantau yang tidak dapat mudik ke kampung halaman saat Lebaran. Fenomena ini muncul dari Surabaya, diunggah oleh akun @laifaqr pada awal Maret 2026, dan cepat menarik perhatian warganet.

Detail Layanan: Dari Tabur Bunga hingga Kirim Doa

Dalam unggahannya, pemilik akun yang bernama Laifa menawarkan layanan komprehensif untuk menghormati keluarga yang telah meninggal. "OPEN JASTIP NYEKAR !! Bagi anak rantau yang ga kebagian mudik lebaran tapi ingin ke makam keluarga, jangan bersedih rek kalian bisa jastip nyekar di aku," tulisnya seperti dilansir detikJatim.

Layanan yang disediakan meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Tabur bunga di makam
  • Pembersihan area sekitar makam
  • Dokumentasi foto dan video sebelum dan sesudah dibersihkan
  • Kirim doa dengan surah-surah pendek seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, An-Nas, dan Al-Falaq

Awalnya, Laifa juga menawarkan pembacaan Surah Yasin sebagai layanan tambahan berbayar sebesar Rp50.000. Namun, berdasarkan saran warganet, ia kini lebih memfokuskan pada perawatan makam dan doa secara tulus tanpa biaya tambahan. "Sekarang lebih fokus ke nyekar, tabur bunga, pembersihan area makam dan doa yang tulus aja, tidak saya jadikan tambahan berbayar," jelasnya.

Tarif dan Seleksi Pesanan yang Ketat

Untuk tarif, Laifa mematok harga Rp50.000 untuk jarak hingga 10 kilometer dari lokasinya di Surabaya. Jika lebih jauh, akan dikenakan biaya tambahan transportasi. Sejak membuka jasa ini, ia mengaku menerima banyak pesanan melalui direct message (DM).

Meski demikian, karena kesibukannya sebagai pekerja penuh waktu, Laifa hanya menyanggupi sebagian pesanan. Ia melakukan seleksi ketat, terutama jika nama di batu nisan sudah tidak terbaca. "Yang DM lumayan banyak, tapi yang saya kerjakan baru belasan. Saya juga seleksi, misalnya kalau nama di batu nisan sudah tidak terlihat, kan susah dicari. Kalau nisannya masih terbaca dan aku masih kebingungan aku tanya ke juru kunci lokasi makamnya di mana," ungkapnya.

Respons Positif dan Makna di Balik Layanan

Layanan jastip nyekar ini tidak hanya sekadar bisnis, tetapi juga memiliki nilai sosial dan emosional yang dalam. Bagi banyak perantau yang terhalang mudik karena berbagai alasan, seperti kendala finansial atau pekerjaan, layanan ini menjadi solusi untuk tetap menghormati leluhur dari jauh.

Viralnya praktik ini mencerminkan adaptasi tradisi nyekar di era digital, di mana teknologi memungkinkan koneksi spiritual meski secara fisik terpisah. Laifa, dengan inisiatifnya, telah membuka peluang bagi warga Surabaya dan sekitarnya untuk tetap menjalankan kewajiban budaya tanpa harus hadir langsung.

Dengan tarif yang terjangkau dan layanan yang personal, jastip nyekar ini diperkirakan akan terus diminati, terutama menjelang momen-momen penting seperti Lebaran. Fenomena ini juga menunjukkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan media sosial untuk menawarkan jasa yang bernuansa kearifan lokal.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga