Kompas.com - Stigma bahwa jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) hanya diperuntukkan bagi kaum pria resmi dipatahkan oleh Uun Kurniasih. Perempuan asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ini baru saja menorehkan sejarah setelah 26 tahun mengabdi sebagai Penyuluh Agama Islam di tingkat akar rumput.
Pelantikan Bersejarah
Uun menjadi salah satu dari 15 perempuan pertama di Indonesia yang dilantik sebagai Kepala KUA. Pelantikan bersejarah tersebut digelar secara hybrid di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, pada Kamis, 4 Juni 2026. Acara ini berlangsung bersamaan dengan pelantikan 258 Kepala KUA lainnya dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Pengabdian Panjang Uun Kurniasih
Selama lebih dari dua dekade, Uun Kurniasih telah mengabdikan dirinya sebagai penyuluh agama di masyarakat. Pengalaman panjangnya di lapangan menjadi bekal berharga untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala KUA. Ia diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pelayanan keagamaan di wilayahnya.
Pelantikan ini menandai langkah maju dalam kesetaraan gender di lingkungan Kementerian Agama. Dengan adanya Kepala KUA perempuan, diharapkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya perempuan, dapat lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan mereka.
Uun Kurniasih kini siap memimpin KUA dengan semangat baru dan dedikasi tinggi, membuktikan bahwa perempuan juga mampu memegang peran penting dalam birokrasi keagamaan.



