Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan upaya pengedaran narkotika jenis hashish yang dilakukan oleh warga negara Rusia, Kochetkova Kira (51). Narkotika seberat 7,8 kilogram itu dibawa oleh perempuan tersebut dari Thailand.
Kronologi Pengungkapan
Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa tim Direktorat Interdiksi BNN bersama Bea Cukai menerima informasi dari Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengenai adanya koper berisi narkotika jenis hashish asal Thailand yang ditujukan ke Jakarta.
Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kira melanjutkan perjalanan ke Bali menggunakan mobil rental. Diduga kuat narkotika tersebut hendak diedarkan di Pulau Dewata.
Pemantauan dan Pengejaran
Tim gabungan Direktorat Interdiksi BNN dan Ditjen Bea Cukai memantau pergerakan Kira dari Bandara Soetta hingga ke Bali. Kira terpantau menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang pada pukul 01.30 WIB dan tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada pukul 03.00 Wita.
Setibanya di Bali, Kira bertemu dengan tersangka lain bernama Sergei. Kira sempat diturunkan di jalan, sementara Sergei berupaya kabur dari kejaran petugas.
Aksi Kejar-kejaran
Saat melintas di Jalan Dusun Kayang, Kecamatan Bangli, tersangka Sergei menurunkan Kochetkova Kira beserta tas koper berisi narkotika, kemudian berupaya melarikan diri dengan kendaraannya. Aksi kejar-kejaran antara petugas dengan tersangka tak terhindarkan.
Tersangka dikejar dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Jalan Nusantara, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Dalam pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan. Pengejaran berakhir setelah kendaraan yang ditumpangi WN Rusia itu mengalami kecelakaan hingga terguling.
Penangkapan dan Barang Bukti
Petugas menangkap tersangka Sergei di Jalan Dusun Cingang, Bangli pada Jumat (5/6). Tersangka Kira dan Sergei beserta barang bukti dibawa ke Polres Bangli untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti narkotika jenis hashish dengan berat bruto 7,8 kilogram berhasil diamankan.
Pengembangan Kasus
Petugas masih mengembangkan kasus secara komprehensif untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain. Kepala BNN menegaskan bahwa orientasi akhir dari pengembangan ini adalah untuk melumpuhkan kekuatan finansial sindikat peredaran gelap narkotika.



