Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Cek Pemulihan Korban Bencana
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Cek Korban Bencana

Prabowo Subianto Jalani Salat Idul Fitri di Aceh Tamiang Bersama Warga dan Menteri

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melaksanakan ibadah salat Idul Fitri bersama masyarakat setempat di Masjid Darussalam yang terletak di Kelurahan Simpang Empat Upah, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kegiatan keagamaan ini berlangsung pada hari Sabtu, 21 Maret 2026, dan dihadiri pula oleh sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih.

Kedatangan dan Suasana Khidmat di Masjid Darussalam

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa Prabowo tiba di masjid tepat pada pukul 07.10 WIB. Saat itu, ratusan jemaah telah berkumpul dan membentuk barisan saf salat yang rapi, baik di dalam ruangan utama masjid maupun di area luar bangunan. Suara takbir berkumandang dengan khidmat menjelang dimulainya salat Id, menciptakan atmosfer religius yang mendalam.

Presiden beserta para menteri yang mendampingi mengambil posisi di barisan depan saf salat, dekat dengan mimbar masjid. Mereka semua mengenakan pakaian tradisional berupa baju koko berwarna putih yang dilengkapi dengan peci, mencerminkan kesederhanaan dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaksanaan Salat dan Khotbah Idul Fitri

Salat Id dipimpin secara langsung oleh Imam Masjid Darussalam, Tengku Junaidi, sementara khotbah disampaikan oleh Khotib Kapten Inf Zulkhaizir. Jumlah total jemaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 1.300 orang, yang terdiri dari para penghuni hunian sementara (huntara) serta masyarakat sekitar yang merupakan korban bencana sebelumnya.

Di antara menteri yang turut hadir dalam kesempatan ini adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai bentuk partisipasi dalam ibadah, tetapi juga menunjukkan dukungan terhadap program pemerintah di daerah.

Alasan Kunjungan dan Rangkaian Kegiatan Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa alasan utama Presiden Prabowo memilih Aceh Tamiang sebagai lokasi salat Idul Fitri adalah untuk sekaligus mengevaluasi progres pemulihan di daerah yang terdampak bencana. "Jadi besok pagi kami, kita semua terbang ke Aceh dari Medan. Salat Id di sana, bersama warga Aceh khususnya. Kemudian sambil mengecek juga," ujar Teddy dalam keterangannya di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat malam sebelumnya.

Rangkaian kegiatan Lebaran tahun ini bagi Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming mencakup dua wilayah di Pulau Sumatera. Sebelumnya, mereka mengikuti malam takbiran di Sumatera Utara, kemudian melanjutkan ke Aceh untuk salat Idul Fitri. Perlu dicatat bahwa ini merupakan Lebaran kedua bagi pasangan presiden dan wakil presiden tersebut sejak dilantik. Pada tahun 2025, Prabowo dan Gibran melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Kegiatan ini tidak hanya bernilai religius, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dengan masyarakat daerah, terutama dalam konteks pemulihan pascabencana. Dengan hadir langsung di tengah-tengah warga, Prabowo menunjukkan komitmennya untuk mendengar dan merespons kebutuhan rakyat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga