Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Dana Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh
Prabowo Bantu Dana Rp72,75 M untuk Meugang Aceh

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Dana untuk Tradisi Meugang di Aceh

Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan bantuan dana sebesar Rp72,75 miliar untuk mendukung pelaksanaan tradisi meugang di Provinsi Aceh. Bantuan ini ditujukan bagi warga di 1.455 desa yang terdampak banjir, agar mereka tetap dapat menyambut Hari Raya Idulfitri 2026 dengan meriah dan penuh kebersamaan.

Permintaan Masyarakat Aceh Dijawab Langsung oleh Presiden

Permintaan bantuan untuk tradisi meugang ini sebelumnya disampaikan kepada Presiden Prabowo melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Aspirasi ini muncul karena masyarakat Aceh ingin tetap melaksanakan tradisi turun-temurun tersebut meskipun berada dalam situasi pascabencana banjir.

"Pemerintah merespons permintaan ini sebagai bentuk kehadiran negara bagi warga terdampak," ujar sumber terkait. Tradisi meugang sendiri merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh yang dilakukan menjelang Ramadan maupun Idulfitri, dikenal sebagai momentum berbagi dan mempererat kebersamaan melalui pembagian serta konsumsi daging sapi.

Detail Penyaluran Bantuan Dana

Menurut keterangan resmi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta pada Selasa, 17 Maret 2026, dana bantuan telah selesai ditransfer ke kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Berikut adalah rincian penyalurannya:

  • Total anggaran: Rp72,75 miliar
  • Jumlah desa terdampak: 1.455 desa yang tersebar di 19 kabupaten/kota
  • Dana per desa: Rp50 juta
  • Mekanisme penyaluran: Dana disalurkan langsung ke Rekening Kas Umum Daerah melalui Bank Aceh Syariah

Bantuan ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya, di mana Presiden melalui Mendagri telah membagikan Rp72,72 miliar untuk pembelian sapi meugang pada awal Ramadan bagi masyarakat terdampak bencana. Dengan demikian, pemerintah berkomitmen untuk memastikan warga Aceh tetap dapat merasakan suasana menyambut bulan suci dan Idulfitri dengan penuh kebersamaan, meski menghadapi tantangan pascabencana.

Dampak Positif bagi Masyarakat Aceh

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga Aceh yang terdampak banjir, sekaligus melestarikan tradisi budaya lokal yang sangat berarti bagi masyarakat. Kehadiran negara melalui bantuan konkret seperti ini memperkuat solidaritas sosial dan mendukung pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.