Suasana Haru di TPU Karet Bivak, Peziarah Obati Rindu ke Keluarga di Hari Lebaran
TPU Karet Bivak di Jakarta Pusat kembali hidup dengan aktivitas peziarah pada hari kedua Lebaran atau Idulfitri 1447 H. Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk mengunjungi makam keluarga sambil mengobati kerinduan kepada orang tua yang telah berpulang.
Momen Mengenang dan Mendoakan Keluarga
Puspita (26), salah satu peziarah, mengungkapkan bahwa kunjungannya ke TPU Karet Bivak merupakan bentuk kerinduan terhadap mendiang orang tua. "Lebih ke kangen aja sih, kan yang kita sayang udah nggak ada, jadi ya sekeluarga nyekar buat doain yang udah tiada," ujarnya saat ditemui di lokasi pada Minggu (22/3/2026).
Puspita mengaku sudah berziarah sejak hari pertama Lebaran dan kembali datang karena rasa rindu yang mendalam. "Karena kan orang meninggal itu akan tenang kalau yang masih hidup, keluarganya masih doain mereka terus," tambahnya, menekankan pentingnya mendoakan keluarga yang telah meninggal.
Tradisi Keluarga dan Refleksi Hidup
Peziarah lain, Andre (27), menjelaskan bahwa ziarah setelah Lebaran merupakan tradisi turun-temurun dalam keluarganya. "Kemarin itu masih kumpul keluarga, jadi ke sininya hari ini. Emang dari dulu selalu waktunya pasti setelah lebaran sih," kata Andre.
Bagi Andre, kegiatan ziarah ini juga menjadi pengingat bahwa semua manusia pada akhirnya akan kembali kepada Yang Maha Kuasa. "Iyalah, biar keluarga yang udah nggak ada itu mereka tenang. Ya jangan sampai kita yang masih hidup lupa sama mereka, karena sebagai pengingat juga. Entah kapan posisi kita juga akan sama kayak mereka, kan nggak akan selamanya hidup juga," ujarnya dengan penuh perenungan.
Kisah Warga yang Tidak Mudik
Andre juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak mudik karena tidak memiliki kampung halaman. "Nggak punya kampung, keluarga istri di Bekasi. Jadi ya stay di Jakarta aja," ucapnya. Dia bersyukur masih bisa merayakan Lebaran bersama istri dan anaknya di Jakarta, sambil tetap menghormati tradisi ziarah keluarga.
Suasana di TPU Karet Bivak pada hari kedua Lebaran ini mencerminkan betapa momen Idulfitri tidak hanya tentang kebahagiaan berkumpul dengan keluarga yang masih hidup, tetapi juga tentang mengenang dan mendoakan mereka yang telah pergi. Aktivitas ziarah menjadi bagian penting dari perayaan Lebaran bagi banyak keluarga di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta.



