Timwas Haji DPR: Penyediaan Penginapan Haji 2026 Cetak Sejarah Baru
Penginapan Haji 2026 Cetak Sejarah Baru

Tim Pengawas Haji DPR 2026 menyatakan bahwa penyediaan penginapan bagi jemaah haji pada tahun 2026 ini telah mencetak sejarah baru. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Timwas Haji DPR 2026, Cucun Ahmad Syamsurizal, setelah melakukan serangkaian pengawasan di daerah kerja (Daker) Madinah.

Pelayanan Memuaskan untuk 103.732 Jemaah

Dari hasil evaluasi dan pengawasan, ditemukan bahwa pelayanan yang diberikan pemerintah kepada 103.732 jemaah haji Indonesia sangat memuaskan. Menurut Cucun, hal ini tidak terlepas dari sejumlah terobosan yang dilakukan pemerintah.

Hotel Bintang Lima untuk Jemaah Reguler

Salah satu terobosan utama adalah penggunaan hotel-hotel bintang lima di kawasan Markaziyah, sekitar Masjid Nabawi, untuk jemaah reguler. Hotel-hotel tersebut meliputi Dar Al Iman InterContinental, Millennium Al Aqeeq, Hilton Madinah, Dar Al Taqwa, Sofitel, Millennium Taiba, dan InterContinental Dar Al Hijra. Sebelumnya, hotel-hotel ini hanya digunakan untuk jemaah haji plus atau penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Apresiasi terhadap Layanan Kesehatan

Selain penginapan, Timwas Haji DPR juga memberikan apresiasi terhadap layanan kesehatan bagi jemaah haji. Apresiasi ini terkait dengan penurunan jumlah jemaah haji yang wafat. Cucun menjelaskan bahwa penurunan tersebut tidak terlepas dari penanganan dan screening ketat yang dilakukan oleh petugas haji dan pemerintah sejak keberangkatan.

"Tidak sembarangan memberangkatkan jemaah. Tercatat hanya 15 orang yang wafat. Termasuk jemaah berisiko tinggi yang tidak bisa melaksanakan ibadah haji secara fisik, bisa safari wukuf atau badal, jumlahnya hanya 13 orang," ujar Cucun dalam konferensi pers pada Senin (18/5).

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga