Pemkab Sukoharjo Ambil Tindakan Pembinaan untuk Kades Larang Salat Id Duluan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo akan memberikan pembinaan kepada Miyadi, Kepala Desa (Kades) Kedungwinong, menyusul insiden pelarangan salat Idul Fitri lebih awal bagi warganya. Langkah ini diambil sebagai respons atas tindakan Miyadi yang tidak memberikan izin kepada warga untuk melaksanakan salat Id pada Jumat pekan lalu.
Sekda Sukoharjo Tegaskan Pentingnya Toleransi
Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, mengonfirmasi bahwa pembinaan akan segera dilakukan kepada pihak yang bersangkutan. "Nanti akan dilakukan pembinaan kepada yang bersangkutan," ujar Haris, seperti dilansir dari laporan detikJateng pada Senin, 23 Maret 2026.
Haris berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di wilayah Sukoharjo. Dia menekankan pentingnya peran para kepala desa dalam menjaga toleransi, terutama terkait perbedaan waktu pelaksanaan salat Idul Fitri. "Harapan saya ke depan kejadian tersebut tidak terulang lagi di Sukoharjo. Tentu kita ingatkan kepada seluruh rekan-rekan Kades untuk senantiasa bisa menjaga dan menghormati perbedaan waktu pelaksanaan salat Idul Fitri," tambahnya.
Instruksi untuk Fasilitasi Perbedaan Salat Id
Lebih lanjut, Haris memberikan instruksi kepada seluruh jajaran kepala desa di Sukoharjo untuk memfasilitasi perbedaan dalam pelaksanaan salat Idul Fitri maupun Idul Adha. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah salat Id dengan kondisi yang kondusif dan damai.
"Kades harus memberikan pelayanan dan fasilitasi kepada semua golongan dalam pelaksanaan sholat Id agar warga bisa melaksanakan sholat Id, agar situasi tetap adem ayem, kondusif, dan terjaga ketenteraman di masyarakat," pungkas Haris. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kerukunan dan ketenteraman sosial di tengah keberagaman praktik keagamaan.
Insiden ini menyoroti pentingnya peran pemimpin lokal dalam mempromosikan toleransi dan menghormati perbedaan, terutama dalam konteks kegiatan keagamaan yang sensitif seperti salat Id. Pembinaan yang direncanakan diharapkan dapat menjadi langkah edukatif untuk mencegah konflik serupa di masa depan.



