Open House Lebaran di Istana Negara Digelar Usai Salat Zuhur
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa gelar griya atau open house di Istana Negara Jakarta akan dilaksanakan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Acara ini dimulai pada siang hari, tepatnya setelah Presiden Prabowo Subianto kembali dari rangkaian kegiatan Idulfitri di Provinsi Aceh. Open house dibuka usai salat Zuhur dan berlangsung hingga sore hari, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi secara langsung dengan presiden.
Kapasitas dan Pengaturan Pengunjung
Menurut Teddy, Istana Negara akan dibuka untuk umum dengan sistem kunjungan bergiliran guna memastikan kenyamanan semua pihak. Perkiraan jumlah pengunjung yang dapat diakomodasi mencapai sekitar 5.000 orang, mirip dengan tahun sebelumnya. Pengaturan area telah disiapkan, baik di dalam maupun di luar istana, termasuk tenda yang diatur oleh Menteri Sekretaris Negara untuk menampung kelebihan pengunjung.
"Ya lima ribuan mungkin, seperti tahun lalu lah. Tentunya kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan oleh Pak Mensesneg tenda, kemudian ya nanti bergantian masuk," jelas Teddy melalui siaran pers Sekretariat Presiden.
Hidangan dan Hiburan untuk Keluarga
Pihak istana menyiapkan berbagai hidangan khas Idulfitri, seperti ketupat, serta suasana ramah keluarga. Selain itu, tersedia hiburan khusus untuk anak-anak, menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh pengunjung. Acara ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan rakyat, dengan makanan dan hiburan sebagai daya tarik tambahan.
"Ada makan siang, ada silaturahmi, ada ketupat dan sebagainya. Istana terbuka untuk umum, itu siang sampai sore hari. Seperti tahun lalu, istana dibuka untuk rakyat, nanti disiapkan berbagai macam makanan dan hiburan sedikit untuk anak kecil begitu ya kira-kira," tutur Teddy.
Latar Belakang Kegiatan Presiden Prabowo
Sebelum open house, Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Darussalam, Kampung Simpang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kehadirannya didampingi oleh sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Pemilihan lokasi ini berbeda dari tahun sebelumnya yang di Masjid Istiqlal, dengan tujuan menunjukkan solidaritas terhadap daerah terdampak bencana banjir dan longsor.
Prabowo tiba di Aceh Tamiang menggunakan helikopter dari Medan, Sumatra Utara, dan disambut langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Setelah salat Id, presiden juga melakukan halal bihalal bersama warga setempat, memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat Aceh.
Dengan demikian, open house Lebaran di Istana Negara tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk tetap terhubung dengan rakyat di momen spesial Idulfitri.



