Kloter Terakhir Embarkasi Makassar Diberangkatkan ke Makkah, Ini Rinciannya
Kloter Terakhir Embarkasi Makassar ke Makkah, Ini Rinciannya

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, secara langsung memberangkatkan kelompok terbang (kloter) 43, yang merupakan jamaah calon haji (JCH) terakhir, menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.

Proses Pemberangkatan Selesai

"Alhamdulillah, rangkaian proses penerimaan dan pemberangkatan jamaah calon haji tahun 2026 Masehi atau 1447 Hijriyah ini telah selesai dan tuntas," ujar Ikbal Ismail di Makassar, Kamis (21/5).

Kloter 43 merupakan gabungan dari tiga provinsi, yaitu Sulawesi Selatan (Sulsel), Maluku Utara (Malut), dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rincian Jamaah per Kabupaten/Kota

Ikbal Ismail menjelaskan bahwa PPIH Sulsel memberangkatkan JCH dari 10 kabupaten dan kota. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Kabupaten Wajo: 112 calon haji
  • Kabupaten Gowa: 46 calon haji
  • Kabupaten Maros: 13 calon haji
  • Kabupaten Bulukumba: 17 calon haji
  • Kabupaten Pangkep: 9 calon haji
  • Kabupaten Pinrang: 6 calon haji
  • Kabupaten Soppeng: 8 calon haji
  • Kabupaten Tana Toraja: 7 calon haji
  • Kabupaten Takalar: 5 calon haji
  • Kota Makassar: 1 calon haji

Sementara dari Provinsi Maluku Utara tersisa 4 orang calon haji, dan dari Provinsi Sultra sebanyak 15 orang calon haji, termasuk 3 orang pendamping dan pembimbing haji. Total keseluruhan jamaah pada kloter 43 adalah 246 calon haji.

Apresiasi dan Kloter Nusantara

Dalam sambutannya, Ikbal Ismail menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan pihak yang masih mendampingi proses pemberangkatan jamaah hingga kloter terakhir gelombang kedua Embarkasi Makassar.

"Kloter 43 ini kloter nusantara karena di dalamnya terdapat jamaah dari 10 kabupaten di Sulsel, ditambah jamaah dari provinsi Sultra dan Maluku," katanya.

Pentingnya Pemahaman Manasik

Ikbal menekankan pentingnya pemahaman jamaah terkait pelaksanaan manasik, khususnya perbedaan antara haji ifrad dan haji tamattu'. Ia menjelaskan bahwa jamaah yang melaksanakan haji ifrad akan langsung berniat haji di atas pesawat sekitar satu jam sebelum mendarat di Jeddah.

"Bagi jamaah haji ifrad, niatnya langsung untuk haji. Sedangkan jamaah haji tamattu' berniat umrah terlebih dahulu saat melintasi Yalamlam di atas pesawat," jelasnya.

Ia juga meminta para pembimbing ibadah untuk terus mengingatkan jamaah terkait waktu dan tata cara berniat selama perjalanan menuju Tanah Suci. Menurutnya, jamaah haji tamattu' nantinya akan kembali berihram untuk haji pada 8 Zulhijjah setelah sebelumnya menyelesaikan umrah dan melepas pakaian ihram.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga