Anggota Tim Pengawas Haji DPR, Andre Rosiade, memberikan apresiasi terhadap peningkatan kualitas makanan untuk jemaah haji tahun 2026. Menurutnya, hal ini merupakan bukti nyata perbaikan layanan haji di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Harga Turun, Kualitas Naik
"Harganya turun tapi kualitas meningkat. Itu patut diapresiasi," kata Andre dalam keterangan tertulis pada Selasa, 19 Mei 2026. Ia membandingkan harga katering haji antara tahun 2025 dan 2026. Pada tahun 2025, biaya makan tiga kali sehari adalah 40 riyal, sedangkan pada tahun 2026 turun menjadi 36 riyal, atau berkurang 4 riyal. Meski harga turun, porsi makanan justru bertambah.
"Tahun 2025 gramasi nasi 150 gram, lauk 75 gram, sayur 80 gram. Tahun 2026 gramasi nasi 170 gram, lauk 80 gram, sayur 75 gram," ujar Andre. Ia juga menyebutkan adanya tambahan puding dan susu untuk jemaah haji Indonesia tahun ini. Sebelumnya, jemaah hanya mendapatkan buah sebagai pelengkap. "Tahun 2025 pelengkap hanya buah-buahan, tahun 2026 pelengkap ditambah selain buah-buahan ada susu dan puding. Susu 200 ml dan puding 75 ml," jelasnya.
Kemenhaj Dinilai Tepat
Andre menilai pembentukan Kementerian Haji dan Umrah oleh Presiden Prabowo merupakan langkah yang sangat tepat. Tahun 2026 menjadi musim haji pertama yang ditangani oleh kementerian baru tersebut. "Ini menunjukkan bahwa pilihan Presiden Prabowo dengan membentuk Kementerian Haji dan Umrah adalah pilihan tepat, kenapa, harga katering turun tapi kualitas makanan kateringnya jauh lebih meningkat. Berarti patut kita apresiasi kepada pemerintah Presiden Prabowo, bahwa Pak Prabowo sebagai presiden sangat tepat untuk Kementerian Haji dan Umrah ini untuk peningkatan layanan haji," kata Andre.
Sebelumnya, Timwas Haji DPR juga telah mengapresiasi layanan Mecca Route untuk jemaah haji Indonesia serta melakukan rapat kerja dengan Daker Madinah untuk mengevaluasi pelayanan kepada jemaah.



