Pramono Anung: Jakarta Role Model Pendidikan Pancasila dari Natal hingga Nyepi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan berbagai perayaan keagamaan di ibu kota, mulai dari Natal, Imlek, hingga Nyepi, menjadi bukti nyata bahwa Jakarta dapat dijadikan sebagai role model dalam implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya di bidang pendidikan. Pernyataan ini disampaikan Pramono dalam acara Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bersama Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7 April 2026).
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
"Saya yakin Jakarta akan mudah-mudahan bisa menjadi role model dari proses pendidikan Pancasila ini bukan hanya sekadar dihafalkan, tetapi menjadi kehidupan sehari-hari di masyarakat," ujar Pramono. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak cukup diajarkan secara teoritis, melainkan harus tercermin dalam praktik nyata, termasuk melalui pengalaman langsung dalam masyarakat yang majemuk.
Menurut Pramono, rangkaian kegiatan lintas agama yang digelar di ruang publik menunjukkan bahwa keberagaman di Jakarta kini bukan lagi menjadi isu yang memecah belah, melainkan kekuatan yang menyatukan masyarakat. "Sesuatu yang dulu dianggap tidak mungkin, ternyata sekarang menjadi sangat mungkin sekali," tambahnya.
Peran Aktif Pemprov DKI
Pramono menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari keterlibatan aktif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membuka ruang publik bagi seluruh kelompok masyarakat, serta hadir langsung dalam berbagai kegiatan lintas budaya dan agama. Pendekatan ini, menurutnya, mendorong rasa memiliki masyarakat terhadap Jakarta sebagai kota bersama.
"Dengan demikian semua orang merasa memiliki bahwa Jakarta ini adalah milik kita bersama," kata Pramono. Ia juga menyebut bahwa praktik keberagaman yang berjalan di Jakarta saat ini dapat menjadi contoh konkret dalam penguatan pendidikan Pancasila, terutama bagi para siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Contoh untuk Daerah Lain
Pramono sengaja menyampaikan hal-hal riil dan praktik lapangan yang dilakukan di Jakarta, yang kini dianggap menjadi role model bagi daerah-daerah lain. "Saya sengaja menyampaikan hal-hal riil, hal-hal praktik lapangan yang kita lakukan di Jakarta yang sekarang dianggap menjadi role model bagi daerah-daerah lain," tandasnya.
Dengan demikian, Jakarta tidak hanya sukses menyelenggarakan perayaan keagamaan, tetapi juga membuktikan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, menjadikannya contoh ideal untuk pendidikan nasional.



