Tim search and rescue (SAR) berhasil melakukan evakuasi dramatis terhadap dua warga negara Rusia yang terjebak di tebing kawasan Uluwatu, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. Kedua korban, Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20), dievakuasi menggunakan helikopter milik Basarnas setelah medan yang sulit dijangkau menghalangi upaya penyelamatan darat.
Kronologi Kejadian
Informasi mengenai dua warga Rusia yang terjebak di tebing itu pertama kali diterima oleh staf Beach Club El Kabron, Fika. Ia menerima telepon dari seseorang tak dikenal yang mengaku sebagai korban. Penelepon tersebut menyatakan sedang terjebak di tebing wilayah Pecatu, Kuta Selatan, dan meminta pertolongan segera.
Kendala Evakuasi
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa kendala utama evakuasi adalah posisi korban yang berada jauh di bawah tebing serta keterbatasan waktu karena air laut mulai naik. Ia kemudian memutuskan untuk melakukan evakuasi menggunakan Helikopter SGi Air Bali.
Proses Evakuasi
Helikopter lepas landas dari helipad Benoa pada pukul 14.46 Wita dengan lima personel di dalamnya. Sekitar 12 menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi menggunakan sistem hoisting. Sidakarya mengatakan, "Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi."
Kondisi Korban
Kedua korban akhirnya berhasil diselamatkan dan mendarat di Helipad SGI Air Bali sekitar pukul 15.15 Wita dalam kondisi baik. Namun, Sergei Starostin mengalami luka ringan pada kaki dan siku kiri. Evakuasi ini menjadi contoh nyata kesigapan tim SAR dalam menghadapi situasi darurat di medan yang sulit.



