Gus Ipul dan Tito Karnavian Salurkan Bantuan Rp 241,6 Miliar untuk Korban Bencana di Pidie Jaya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Tito Karnavian, secara resmi menyalurkan bantuan senilai Rp 241.616.150.000. Penyaluran bantuan ini dilakukan di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sebagai upaya percepatan pemulihan warga terdampak bencana hidrometeorologi.
Rincian Bantuan yang Diberikan
Bantuan tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan mendesak korban bencana. Rinciannya mencakup:
- Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) bagi 18.839 kepala keluarga (KK) dengan total Rp 94.195.000.000.
- Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi 66.629 jiwa senilai Rp 89.949.150.000.
- Bantuan Isi Hunian Sementara (Huntara) bagi 18.839 KK sebesar Rp 56.517.000.000.
Selain itu, Kementerian Sosial juga memberikan santunan ahli waris bagi 56 korban meninggal dunia sebesar Rp 840.000.000, serta santunan bagi 23 korban luka senilai Rp 115.000.000. Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah sebelumnya telah menyalurkan bantuan untuk perbaikan rumah dengan kategori kerusakan ringan dan sedang dalam dua gelombang melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Proses Penyaluran dan Verifikasi Data
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan hasil kerja sama berbagai unsur pemerintah hingga masyarakat di tingkat desa dengan data yang valid dan berjenjang. Proses pendataan penerima bantuan melibatkan kepala desa, RT/RW, TNI-Polri, tokoh masyarakat, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Polres. Data tersebut kemudian diteruskan ke Pemerintah Provinsi hingga Mendagri selaku Ketua Satgas PRR.
"Sampai ke Pak Mendagri, selaku Ketua Satgas yang mengoordinasikan seluruh arahan dan instruksi Presiden. Setelah melihat data itu, Pak Mendagri kemudian menandatangani. Data yang ditandatangani itulah yang disebut dengan data terverifikasi dan valid," jelas Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa sebelum ditetapkan sebagai data terverifikasi, data penerima bantuan terlebih dahulu melalui proses pengecekan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Harapan untuk Pemulihan Aceh
Gus Ipul berharap dengan segala upaya pemerintah dalam penanggulangan bencana di Aceh, kondisi daerah tersebut dapat segera pulih. "Untuk itu kita harapkan (ini) menjadi bagian tidak terpisahkan dari proses pemulihan yang nanti Aceh akan kembali sempurna, kembali lebih baik dari sebelumnya," pungkasnya. Selain bantuan sosial, pemerintah juga tengah menyalurkan dukungan lain, termasuk bantuan infrastruktur serta berbagai program pemulihan yang sedang berproses.
Hadir dalam kesempatan tersebut Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, serta Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri. Turut hadir jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, PT Pos Indonesia, serta perwakilan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.



