XLSmart Ungkap Strategi Jaga Kualitas Sinyal 5G Tetap Stabil di Tengah Lonjakan Trafik
XLSmart Ungkap Strategi Jaga Sinyal 5G Stabil Saat Trafik Padat

XLSmart Bongkar Rahasia Sinyal 5G Tetap Kencang Meski Jaringan Padat

XLSmart semakin menunjukkan keseriusannya dalam memperluas cakupan jaringan 5G secara nasional sepanjang tahun 2026. Berbeda dengan operator seluler lain di pasar, perusahaan telekomunikasi ini mengklaim memiliki formula khusus untuk menjaga sinyal internet generasi kelima tersebut tetap stabil dan tidak lemot, bahkan di saat lonjakan trafik tinggi.

Dedikasi Spektrum Khusus untuk 5G

Menurut Shurish Subbramaniam, Direktur & Chief Technology Officer XLSmart, kunci strategi mereka terletak pada penggunaan spektrum frekuensi 2300 MHz dengan lebar pita 40 MHz yang sepenuhnya didedikasikan untuk layanan 5G. "Di XLSmart, kami tidak berbagi jaringan dengan 4G, melainkan memanfaatkan TDD (Time Duplex Division) di 2,3 GHz yang dikhususkan khusus untuk 5G," jelasnya dalam keterangan di XLSmart Tower, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Pendekatan ini kontras dengan operator lain yang seringkali membagi spektrum frekuensi antara layanan 4G dan 5G. Dengan pemisahan yang jelas, XLSmart meyakini kualitas sinyal 5G akan tetap terjaga tanpa gangguan dari trafik 4G, terutama dalam momen-momen kritis seperti Ramadan dan Lebaran 2026 yang diprediksi memicu lonjakan penggunaan internet.

Infrastruktur dan Ekspansi Jaringan

XLSmart saat ini mengoperasikan total spektrum frekuensi sebesar 152 MHz untuk melayani sekitar 79,6 juta pelanggan, berdasarkan laporan kuartal ketiga 2025. Untuk mendukung layanan 5G, perusahaan telah membangun infrastruktur telekomunikasi berupa 10 ribu base transceiver station (BTS).

Jaringan 5G XLSmart tidak hanya tersedia di titik-titik tertentu, tetapi diklaim menyeluruh di setiap kota atau kabupaten yang telah dicakup. Hingga saat ini, layanan tersebut telah diperluas ke 33 kota dan kabupaten, dengan rencana pengembangan lebih lanjut hingga mencapai 88 kota dan kabupaten pada tahun ini.

Keunggulan Pendekatan TDD

Subbramaniam menekankan bahwa penggunaan TDD di frekuensi 2,3 GHz memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. "Kalau operator lain tidak menggunakan TDD, mereka harus berbagi spektrum. Kami di 2,3 GHz mendedikasikannya untuk 5G tanpa campuran, yang akan memberikan pengalaman optimal," tuturnya.

Strategi ini diharapkan dapat mempertahankan performa sinyal 5G meski dihadapkan pada tantangan trafik padat, sekaligus memperkuat posisi XLSmart dalam persaingan industri telekomunikasi Indonesia yang semakin ketat.