Klaim Penemuan Masjid Kuno di Sungai Gangga Terbukti Hoaks Buatan AI
Di media sosial belakangan ini beredar video yang mengklaim menampilkan penemuan masjid berusia ribuan tahun di Sungai Gangga, India. Sungai Gangga sendiri selama ini dikenal sebagai sungai suci yang memiliki peran penting dalam aktivitas keagamaan, terutama bagi umat Hindu di India.
Konten Viral yang Menyesatkan
Video yang viral tersebut memperlihatkan sebuah reruntuhan bangunan dengan tulisan Arab yang terendam air. Gambaran ini dengan cepat menarik perhatian netizen dan memicu berbagai spekulasi mengenai sejarah dan keberadaan struktur keagamaan di lokasi yang dianggap sakral itu.
Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, terungkap fakta yang mengejutkan. Konten video yang beredar luas itu ternyata bukanlah rekaman asli, melainkan hasil manipulasi berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Analisis dan Verifikasi Fakta
Tim verifikasi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap video tersebut. Mereka menemukan beberapa kejanggalan dan tanda-tanda digital yang mengindikasikan bahwa gambar reruntuhan masjid beserta tulisan Arabnya adalah buatan. Teknologi AI digunakan untuk menciptakan ilusi visual yang terlihat nyata, padahal sebenarnya tidak ada penemuan arkeologis semacam itu di Sungai Gangga.
Hal ini menegaskan bahwa klaim tentang masjid kuno di sungai suci tersebut adalah hoaks atau informasi palsu. Penyebaran konten semacam ini dapat menimbulkan misinterpretasi sejarah dan berpotensi memicu ketegangan antarumat beragama jika tidak segera diluruskan.
Pentingnya Literasi Digital dan Cek Fakta
Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya literasi digital dan kehati-hatian dalam menerima serta menyebarkan informasi dari media sosial. Dengan kemajuan teknologi AI, pembuatan konten palsu menjadi semakin mudah dan sulit dibedakan dari yang asli.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk selalu melakukan pengecekan fakta melalui sumber-sumber terpercaya sebelum mempercayai atau membagikan suatu informasi. Tim Cek Fakta Kompas.com terus berperan aktif dalam memerangi penyebaran hoaks dan menjaga integritas informasi di ruang digital Indonesia.