Perjalanan kereta rel listrik (KRL) rute Rangkasbitung-Tanah Abang (Green Line) mengalami keterlambatan pada Jumat, 24 Juli 2026. Keterlambatan ini disebabkan oleh kebakaran di area permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel antara Stasiun Tenjo dan Stasiun Tigaraksa.
Kebakaran di Permukiman Sekitar Rel
KAI Commuter melalui akun resmi X @CommuterLine menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. "Mohon maaf atas ketidaknyamanan keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung sehubungan adanya kebakaran di area permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel antara Stasiun Tenjo-Tigaraksa," tulis akun tersebut pada Jumat (24/7/2026).
Proses Pemadaman Masih Berlangsung
Hingga saat ini, proses pemadaman api masih terus berlangsung. Petugas terkait masih berupaya memadamkan api di lokasi kejadian. "Saat ini proses pemadaman masih berlangsung dan sedang ditangani oleh petugas terkait," ujar perwakilan KAI Commuter.
Operasional KRL Green Line untuk sementara dihentikan demi keselamatan. Pihak KAI Commuter menyatakan bahwa perjalanan baru akan dilanjutkan setelah kondisi jalur dinyatakan aman. "Demi menjaga keselamatan bersama, operasional Commuter Line di lokasi untuk sementara menunggu hingga kondisi jalur dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali," lanjut pernyataan tersebut.
Imbauan kepada Penumpang
KAI Commuter mengimbau para penumpang untuk tetap mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Informasi terkini mengenai perkembangan situasi akan terus diperbarui. "Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi di-update seiring dengan perkembangan di lokasi," imbau pihak KAI Commuter.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Penumpang yang terdampak diharapkan bersabar dan mencari alternatif transportasi sementara waktu.



